Pelindo, BNN, dan BPBD Kota Surabaya Ajak Anak Kenal Pelabuhan
- 09 Jul 2026 05:32 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya : PT Pelindo Terminal Petikemas bersama Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Surabaya dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya menggelar kegiatan Portground Vol. 1 (Pelindo TPK) sebagai upaya pembelajaran bagi anak-anak untuk mengenal peran penting pelabuhan, keselamatan, serta bahaya narkotika sejak dini.
Kegiatan yang digagas oleh Pelindo TPK ini dilaksanakan di PT Terminal Petikemas Surabaya pada Senin 6 Juli 2026. Dalam pelaksanaannya, Pelindo TPK berkolaborasi dengan BNN Kota Surabaya dan BPBD Kota Surabaya untuk menghadirkan pengalaman edukatif yang lebih lengkap bagi peserta.
Corporate Secretary Pelindo TPK, Widyaswendra mengatakan Portground merupakan upaya perusahaan untuk membangun awareness sejak dini mengenai peran strategis pelabuhan. “Kami ingin mengajak anak-anak melihat langsung aktivitas di pelabuhan, memahami bagaimana barang-barang yang mereka gunakan sehari-hari dapat sampai ke berbagai daerah,” ujar Widyaswendra melalui rilisnya kepada RRI Rabu 8 Juli 2026.
Sementara Kepala BNNK Surabaya Heru Prasetyo, menyampaikan bahaya narkotika perlu dikenalkan sejak anak-anak sejalan dengan program kepala BNN RI Aksi Nasional Anti Narkotika Dimulai dari Anak Bersih Narkoba (ANANDA BERSINAR). “Anak sebagai generasi penerus yang perlu dibekali pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan, memilih lingkungan pergaulan yang baik, serta berani menolak hal-hal negatif,” ucap Heru.
Sementara itu, BPBD Kota Surabaya melalui Kepala Tim Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Surabaya, Nadya Sukma Batubara mengatakan kesiapan diri dalam menghadapi situasi darurat harus di tanamkan sejak dini. “Langkah-langkah sederhana terkait kesiapsiagaan harus dilakukan saat terjadi kondisi darurat, serta pentingnya tidak panik dan mengikuti arahan petugas,” ujar Nadya.
Selain itu salah satu peserta, Raff Yehezkiel Hutapea dari SD Bunga Bangsa Surabaya, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan Portground tersebut. “Saya senang bisa melihat pelabuhan dari dekat. Jadi tahu kalau terminal peti kemas itu besar sekali dan banyak barang dikirim lewat kapal,” ujar Raff.
Portground Vol. 1 diikuti oleh peserta anak-anak kelas 5 dan 6 Sekolah Dasar (SD) serta kelas 7 dan 8 Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari berbagai kota di Jawa Timur. Antusiasme terhadap program ini tergolong sangat tinggi. Dari target 50 peserta, tercatat sekitar 555 anak melakukan pendaftaran untuk mengikuti kegiatan tersebut.
Melalui Portground, anak-anak diajak tidak hanya mendengar penjelasan, tetapi juga melihat langsung aktivitas di lingkungan pelabuhan. Mereka dikenalkan dengan peran pelabuhan dalam kehidupan sehari-hari, mulai dari arus barang, peti kemas, hingga bagaimana pelabuhan mendukung distribusi kebutuhan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....