Gamer Kecewa dengan Harga Steam Machine, Valve Akui Seharusnya Bisa Lebih Murah

  • 01 Jul 2026 19:25 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Kehadiran Steam Machine generasi terbaru sempat disambut antusias oleh komunitas PC gaming. Perangkat buatan Valve ini digadang-gadang menjadi solusi bagi gamer yang ingin menikmati pengalaman bermain PC di ruang keluarga dengan sistem operasi SteamOS. Namun, antusiasme tersebut berubah menjadi kekecewaan setelah harga resminya diumumkan, karena dinilai terlalu mahal dibanding ekspektasi para penggemar.

Dilansir dari PC Gamer, Steam Machine dibanderol mulai dari 1.049 dolar Amerika Serikat untuk model 512 GB, sementara varian 2 TB dijual seharga 1.349 dolar Amerika Serikat. Harga tersebut bahkan belum termasuk Steam Controller generasi terbaru yang dijual terpisah dengan harga 79 dolar. Bagi banyak gamer, angka tersebut jauh di atas kisaran harga konsol modern seperti PlayStation 5 maupun Xbox Series X.

Menariknya, Valve sendiri mengakui bahwa harga tersebut bukanlah skenario yang mereka inginkan. Dalam wawancara yang dikutip PC Gamer, insinyur Valve, Pierre-Loup Griffais dan Yazan Aldehayyat, mengatakan bahwa jika ada satu hal yang ingin mereka ubah dari Steam Machine, jawabannya adalah "membuatnya lebih murah." Mereka mengungkapkan bahwa lonjakan harga komponen memori dan penyimpanan global membuat biaya produksi meningkat jauh di luar perkiraan.

Dilansir dari The Verge, krisis pasokan RAM dan SSD yang melanda industri teknologi sepanjang 2026 menjadi penyebab utama kenaikan harga berbagai perangkat elektronik. Permintaan memori dari industri kecerdasan buatan dan pusat data berskala besar menyebabkan harga komponen melonjak tajam, sehingga produsen komputer, termasuk Valve, harus menyesuaikan harga jual produknya.

Valve juga menjelaskan bahwa mereka sengaja tidak menerapkan strategi subsidi seperti yang dilakukan produsen konsol tradisional. Dilansir dari The Verge, perusahaan tetap mempertahankan filosofi PC gaming yang terbuka (open ecosystem), sehingga Steam Machine dijual mendekati biaya produksinya. Berbeda dengan produsen konsol yang rela menjual perangkat dengan margin tipis atau bahkan rugi untuk memperoleh keuntungan dari penjualan game dan layanan berlangganan, Valve memilih tidak mengunci pengguna ke dalam ekosistem tertutup.

Meski mendapat pujian dari sisi desain dan pengalaman menggunakan SteamOS, harga yang tinggi membuat banyak media teknologi mempertanyakan nilai yang ditawarkan perangkat tersebut. Dalam ulasannya, PC Gamer menyebut Steam Machine memiliki kualitas rakitan yang sangat baik dan bekerja dengan senyap, tetapi performanya dinilai belum mampu menyaingi PC gaming dengan harga yang sama. Akibatnya, banyak calon pembeli memilih merakit PC sendiri karena dianggap memberikan performa yang lebih tinggi dengan biaya serupa.

Kekecewaan komunitas juga semakin besar ketika muncul praktik scalping. Dilansir dari Tom's Hardware, sejumlah penjual mulai menawarkan hak pre-order Steam Machine di situs lelang dengan harga mencapai 3.000 dolar Amerika Serikat, hampir tiga kali lipat dari harga resmi. Kondisi tersebut memicu kritik dari komunitas yang menilai perangkat tersebut semakin sulit dijangkau oleh gamer biasa.

Meski demikian, Valve tetap optimistis terhadap masa depan Steam Machine. Perusahaan menilai perangkat ini bukan ditujukan untuk menggantikan konsol, melainkan menjadi alternatif bagi pengguna yang menginginkan pengalaman PC gaming di ruang keluarga dengan dukungan penuh SteamOS dan kebebasan ekosistem PC. Valve juga menegaskan bahwa SteamOS tetap dapat dipasang secara gratis pada PC lain yang kompatibel, sehingga pengguna tidak diwajibkan membeli Steam Machine untuk menikmati sistem operasi tersebut.

Bagi banyak gamer, Steam Machine tetap menawarkan konsep yang menarik. Namun, harga yang jauh di atas ekspektasi membuat perangkat ini menuai kritik sejak hari pertama pengumumannya. Kini, tantangan terbesar Valve bukan lagi meyakinkan pemain tentang kualitas produknya, melainkan membuktikan bahwa harga yang tinggi tersebut sepadan dengan pengalaman bermain yang ditawarkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....