Grand Final OMNAS XV Diikuti 5.050 Finalis dari 14 Provinsi
- 27 Jun 2026 15:31 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Grand Final Nasional Olimpiade Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris (OMNAS) XV diikuti 5.050 finalis dari 14 provinsi di Indonesia. Para peserta merupakan peraih medali emas, perak, dan perunggu pada seleksi tingkat provinsi.
Ketua Pelaksana OMNAS 15, Arif Mustofa menyampaikan, kompetisi berlangsung melalui tiga tahapan. Tahapan tersebut meliputi seleksi kabupaten/kota, final tingkat provinsi, hingga grand final nasional.
"Jadi ini adalah tahap akhir dari rangkaian seleksi kami untuk ajang kompetisi nasional ke-15, kompetisi nasional matematika, sains dan juga bahasa Inggris," ujar Arif, saat ditemui di Kampus Unesa, Sabtu, 27 Juni 2026.
Pada tingkat provinsi, panitia menetapkan kuota 20 medali emas, 30 medali perak, dan 50 medali perunggu. Para peraih medali tersebut berhak melaju ke babak grand final nasional.
Panitia menjelaskan jumlah finalis tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2025 tercatat sekitar 4.500 finalis, tahun ini jumlahnya mencapai 5.050 peserta.
"Untuk tahun ini ada sekitar 5.050 peserta dari sekitar 14 provinsi yang ada di Indonesia yang tergabung di grand final nasional ini," katanya.
Menurut panitia, OMNAS terbuka bagi seluruh siswa SD/MI hingga SMP/MTs. Peserta tidak harus memiliki prestasi akademik tinggi, tetapi memiliki kemauan belajar dan mencoba pengalaman baru.
Selain penghargaan medali, panitia menyiapkan hadiah utama berupa uang tunai Rp25 juta bagi peraih Best Collaboration atau juara umum. Penilaian dilakukan berdasarkan akumulasi nilai terbaik dari dua atau tiga mata pelajaran yang diikuti.
Panitia juga menyediakan tiga hadiah perjalanan ke Hong Kong untuk peraih Best Score. Penghargaan tersebut diberikan kepada peserta dengan nilai tertinggi pada kategori Matematika, Sains, dan Bahasa Inggris.
"Jadi totalnya tiga Best Score atau tiga tiket ke Hong Kong," ujarnya.
Panitia mengatakan sebagian besar peserta mendaftar melalui sekolah. Namun, pendaftaran secara mandiri juga tetap dibuka bagi siswa yang ingin mengikuti kompetisi.
Kompetisi ini bertujuan membangun pengalaman berkompetisi di tingkat nasional sekaligus meningkatkan daya saing peserta didik. Panitia berharap siswa terus termotivasi mengembangkan kemampuan akademik sejak usia dini.
Berdasarkan data panitia, mata pelajaran Bahasa Inggris menjadi kategori dengan jumlah peserta terbanyak. Posisi berikutnya ditempati Matematika, sedangkan Sains berada di urutan ketiga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....