UNAIR Masuk 276 Besar Dunia, Tiga Terbaik di Indonesia
- 19 Jun 2026 22:05 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Universitas Airlangga (UNAIR) kembali meraih pengakuan internasional dalam pemeringkatan QS World University Rankings 2027. UNAIR menempati peringkat 276 dunia dan peringkat ketiga terbaik di Indonesia.
“Ini adalah hasil perjalanan panjang, kerja keras, komitmen, dan kolaborasi seluruh civitas academica UNAIR,” ujar Rektor UNAIR, Prof. Dr. Muhammad Madyan, SE., M.Si., M.Fin, Jumat, 19 Juni 2026. Menurutnya, capaian itu merupakan hasil transformasi dan peningkatan kualitas yang berkelanjutan.
Pada indikator International Research Network (IRN), UNAIR naik menjadi peringkat pertama di Indonesia. Capaian itu menunjukkan semakin kuatnya kolaborasi riset internasional yang dibangun UNAIR.
“Kerja sama penelitian lintas negara dan publikasi bersama berkontribusi signifikan pada penguatan posisi internasional UNAIR,” katanya. Indikator International Faculty (IF) juga mencatat peningkatan skor dan peringkat.
Posisi nasional UNAIR naik dari peringkat keempat menjadi ketiga di Indonesia. “Kehadiran dosen dan peneliti internasional memperkaya atmosfer akademik serta memperluas jejaring keilmuan global,” kata Prof. Madyan.
Pada indikator Faculty Student Ratio (FSR), UNAIR mempertahankan posisi kedua terbaik di Indonesia. Capaian ini mencerminkan komitmen kampus menjaga kualitas pendidikan dan interaksi akademik.
Sementara itu, indikator Academic Reputation menunjukkan peningkatan skor dan peringkat dunia. Reputasi akademik UNAIR dinilai semakin kuat dan mendapat pengakuan internasional.
“Capaian ini merupakan refleksi kualitas dan dampak yang telah dihasilkan UNAIR,” ucapnya. Ke depan, UNAIR akan memperkuat internasionalisasi kampus dan memperluas jejaring riset global.
Kampus juga berfokus meningkatkan kualitas pendidikan, inovasi, dan tata kelola berbasis data. “UNAIR akan terus meningkatkan kualitas pendidikan, reputasi akademik, dan tata kelola yang adaptif,” kata Prof. Madyan.
Ia mengajak seluruh civitas academica menjadikan capaian tersebut sebagai momentum perbaikan berkelanjutan. “Mari terus bekerja, berkolaborasi, dan berinovasi demi Indonesia dan dunia,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....