Gubernur Khofifah Luncurkan Beasiswa LPPD Jatim 2026 Bagi Santri

  • 11 Jun 2026 10:28 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa terus memperkuat investasi pembangunan sumber daya manusia (SDM) berbasis pesantren. Melalui Program Beasiswa Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Tahun 2026.

Pada tahun ini, juga membuka akses beasiswa bagi santri untuk menempuh pendidikan di bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM). Melengkapi program beasiswa yang selama ini, yakni jenjang S1, S2, S3 hingga studi ke Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.

Gubernur Khofifah mengatakan, langkah ini merupakan bagian dari upaya memperkuat kualitas SDM pesantren. Sekaligus memperluas diversifikasi profesi santri agar mampu menjawab tantangan zaman dan kebutuhan pembangunan masa depan.

"Kita mencoba terus menguatkan kualitas SDM di Jawa Timur lewat diversifikasi akademik dengan memberikan akses bagi para santri dari berbagai pondok pesantren di Jawa Timur," ujar Gubernur Khofifah, Rabu 10 Juni 2026.

Yang baru pada tahun ini, santri-santri dari berbagai pondok pesantren sudah mendapat kesempatan untuk bisa masuk pada program dalam payung STEM. Program ini diharapkan bisa menguatkan diversifikasi profesi yang berbasis pesantren.

"Oleh karena itu, adaptasi dengan ilmu-ilmu STEM dengan dunia pesantren memang sudah harus dilakukan sebagai proses afirmasi," tuturnya.

Ketua LPPD Jawa Timur Abd. Halim Soebahar mengapresiasi komitmen perhatian Gubernur Khofifah terhadap pengembangan pendidikan pesantren. Program Beasiswa LPPD terus berkembang dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi kalangan pesantren.

"Kami sangat bersyukur Jawa Timur dianugerahi pemimpin yang sangat peduli tentang pendidikan, tentang pesantren, tentang diniyah dan insya Allah ini akan membuat keberkahan bagi Jawa Timur," katanya.

Untuk Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui LPPD menyiapkan beasiswa bagi 1.100 calon mahasiswa dan mahasantri.

Program tersebut meliputi 60 mahasiswa Program Marhalah Ula (M1) Ma'had Aly, 45 mahasiswa Program Marhalah Tsaniyah (M2) Ma'had Aly, 540 mahasiswa Program Sarjana (S1) Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS), 285 mahasiswa Program Magister (S2) PTKIS, dan 80 mahasiswa Program Doktor (S3) PTKIN/PTKIS.

Selain itu, disediakan pula 40 beasiswa Program Sarjana (S1) STEM Perguruan Tinggi Negeri, 20 beasiswa Program Magister (S2) STEM Perguruan Tinggi Negeri, serta 30 beasiswa Program Magister (S2) Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir.

Program beasiswa tersebut membuka kesempatan bagi para penerima untuk menempuh pendidikan di 64 perguruan tinggi mitra di Jawa Timur maupun Universitas Al-Azhar Kairo yang merupakan salah satu pusat keilmuan Islam terkemuka di dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....