Panen Lele Bioflok Tandai Keberhasilan Mahasiswa Akuakultur Unesa
- 11 Jun 2026 05:31 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Program Studi S-1 Akuakultur Fakultas Ketahanan Pangan (FKP) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) menggelar panen simbolis lele bioflok. Kegiatan dilanjutkan tasyakuran sebagai apresiasi atas keberhasilan mahasiswa menyelesaikan pembelajaran berbasis proyek.
Kegiatan berlangsung pada Rabu, 10 Juni 2026, sebagai implementasi mata kuliah Dasar-Dasar Akuakultur. Mahasiswa memperoleh pengalaman praktik langsung melalui pembelajaran berbasis tim proyek.
Mahasiswa terlibat dalam seluruh tahapan budidaya lele. Mereka menjalankan pembenihan, pembesaran ikan, pengelolaan kualitas air, dan pemantauan kesehatan ikan.
Dalam praktiknya, mahasiswa menerapkan sistem bioflok. Teknologi ini memanfaatkan mikroorganisme untuk mengurai limbah menjadi sumber nutrisi bagi ikan.
Koordinator Prodi S-1 Akuakultur Unesa, Reni Ambarwati, mengatakan panen simbolis menandai keberhasilan proses budidaya mahasiswa. Kegiatan tersebut telah berlangsung selama beberapa bulan.
"Budidaya lele dengan teknik bioflok merupakan implementasi langsung materi yang dipelajari mahasiswa di kelas. Mereka belajar pembenihan, pembesaran ikan, menjaga kualitas air, hingga memantau kesehatan ikan secara berkelanjutan," ujar Reni.
Menurutnya, keberhasilan panen tidak hanya menunjukkan capaian produksi. Keberhasilan itu juga mencerminkan kemampuan mahasiswa menerapkan ilmu dan membangun kerja sama tim.
Setelah panen simbolis, kegiatan dilanjutkan dengan tasyakuran menggunakan tumpeng berbahan dasar lele. Konsep ini menjadi wujud syukur sekaligus pengenalan pangan biru atau blue food.
Reni menjelaskan budidaya ikan membutuhkan ketekunan, kedisiplinan, dan dedikasi tinggi. Mahasiswa harus rutin memberi pakan dan memantau kondisi ikan.
"Melalui tasyakuran ini kami mengapresiasi perjuangan mahasiswa yang penuh komitmen. Alhamdulillah, mereka mampu menghasilkan panen yang baik," katanya.
Ia menambahkan, tumpeng lele menjadi sarana memperkenalkan diversifikasi pangan kepada masyarakat. Lele dinilai dapat diolah menjadi berbagai sajian kreatif dan bergizi.
"Kami ingin menunjukkan bahwa lele dapat diolah menjadi hidangan kreatif, termasuk tumpeng. Kami berharap masyarakat semakin gemar mengonsumsi ikan sebagai sumber protein sehat," ujarnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki bekal keterampilan budidaya dan pengolahan hasil perikanan. Keterampilan tersebut dapat mendukung ketahanan pangan dan membuka peluang usaha bernilai ekonomi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....