Rektor UNAIR: ONMIPA-PT 2026 Merupakan Amanah dan Kehormatan

  • 08 Jun 2026 20:43 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ONMIPA-PT) 2026 kembali digelar di kampus Universitas Airlangga (UNAIR). Rektor UNAIR, Prof Muhammad Madyan, menyebut penunjukan itu sebagai kehormatan besar, dan menjadi amanah bagi UNAIR

Kompetisi berlangsung selama empat hari, 8 hingga 11 Juni 2026, dan dipusatkan di Kampus MERR-C UNAIR, Surabaya. “Kepercayaan ini kami maknai sebagai amanah untuk menghadirkan kompetisi yang berkualitas, transparan, dan berkesan,” ujarnya, Senin, 8 Juni 2026.

Madyan menegaskan ONMIPA bukan sekadar ajang kompetisi akademik. Kegiatan itu juga menjadi ruang merayakan semangat keilmuan dan keberanian intelektual.

Ia menilai tantangan global semakin kompleks di berbagai bidang. Karena itu, matematika dan ilmu pengetahuan alam memiliki peran sangat penting.

“Di sinilah matematika dan ilmu pengetahuan alam memainkan peran yang sangat fundamental,” katanya. Menurutnya, peserta ONMIPA merupakan generasi penerus bangsa.

Mereka akan berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi. “Semoga kegiatan ini menjadi pengalaman berkesan dan melahirkan gagasan serta inovasi berkelanjutan,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor UNAIR, Prof Mochammad Amin Alamsjah, memaparkan jumlah peserta final. Sebanyak 260 finalis berasal dari 85 perguruan tinggi di Indonesia.

Para finalis lolos melalui seleksi wilayah yang berlangsung pada Mei 2026. Seleksi tersebut diikuti 3.712 peserta dari berbagai daerah.

“Tahun ini setiap bidang lomba diikuti 65 peserta finalis,” ujar Amin Alamsjah. Empat bidang yang diperlombakan meliputi Matematika, Fisika, Kimia, dan Biologi.

Masing-masing bidang menghadirkan peserta terbaik tingkat nasional. UNAIR juga menegaskan komitmennya menjaga kelancaran kompetisi.

Seluruh fasilitas dan infrastruktur disiapkan untuk mendukung penyelenggaraan. Selain itu, UNAIR menjamin prinsip keadilan dan independensi kompetisi.

Tim mahasiswa terlatih turut diterjunkan mendampingi juri di lapangan. “Kami menerjunkan tim mahasiswa terlatih untuk mengunci segala potensi kecurangan,” katanya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....