NVIDIA Perkenalkan Vera, CPU Generasi Baru untuk Era AI dan Superkomputer Masa Depa

  • 05 Jun 2026 14:50 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - NVIDIA kembali menunjukkan ambisinya di dunia komputasi berperforma tinggi dengan memperkenalkan NVIDIA Vera, arsitektur CPU terbaru yang akan menjadi fondasi berbagai sistem AI dan superkomputer generasi berikutnya. Kehadiran Vera menjadi langkah penting bagi NVIDIA karena perusahaan kini tidak hanya mengembangkan GPU, tetapi juga membangun ekosistem komputasi lengkap yang mencakup prosesor, jaringan, hingga akselerator AI.

Dilansir dari NVIDIA Newsroom, Vera merupakan CPU kustom pertama NVIDIA yang sepenuhnya dirancang sendiri berdasarkan arsitektur ARM. CPU ini akan menjadi bagian dari platform Vera Rubin, generasi penerus platform Blackwell yang saat ini digunakan pada berbagai pusat data AI terbesar di dunia.

Menurut NVIDIA, Vera dibangun dengan 88 inti CPU kustom dan dirancang khusus untuk menangani beban kerja kecerdasan buatan, analitik data, komputasi ilmiah, serta simulasi skala besar. Dibanding generasi sebelumnya yang masih menggunakan desain ARM Neoverse standar, Vera menawarkan peningkatan performa signifikan karena seluruh arsitekturnya dioptimalkan langsung oleh tim NVIDIA untuk kebutuhan AI modern. Dilansir dari Tom's Hardware, NVIDIA mengklaim Vera mampu memberikan performa hingga dua kali lipat dibanding platform Grace CPU yang saat ini digunakan perusahaan.

Vera tidak hadir sendirian. CPU ini dirancang untuk bekerja bersama GPU generasi berikutnya bernama Rubin. Dilansir dari The Verge, kombinasi Vera dan Rubin akan membentuk platform komputasi baru yang ditujukan untuk melatih model AI raksasa dengan ukuran triliunan parameter. NVIDIA menyebut sistem tersebut sebagai salah satu langkah penting menuju era Artificial General Intelligence atau AGI yang membutuhkan daya komputasi jauh lebih besar dibanding model AI saat ini.

Salah satu keunggulan Vera adalah konektivitas yang sangat cepat antara CPU dan GPU. Dilansir dari AnandTech, NVIDIA menggunakan generasi terbaru teknologi NVLink yang memungkinkan transfer data dalam jumlah sangat besar tanpa hambatan signifikan. Hal ini penting karena model AI modern sering kali harus memindahkan data dalam skala petabyte selama proses pelatihan.

Media teknologi Ars Technica menilai kehadiran Vera menunjukkan perubahan strategi besar NVIDIA. Jika sebelumnya perusahaan lebih dikenal sebagai produsen GPU, kini NVIDIA mulai membangun seluruh infrastruktur komputasi dari ujung ke ujung. Dengan memiliki CPU sendiri, perusahaan dapat mengoptimalkan seluruh sistem untuk AI tanpa bergantung pada prosesor dari Intel atau AMD. Dilansir dari Ars Technica, langkah ini mirip dengan pendekatan yang dilakukan Apple ketika mengembangkan chip Apple Silicon untuk perangkat Mac.

Selain digunakan di pusat data AI, Vera juga diproyeksikan menjadi fondasi berbagai superkomputer generasi mendatang. Dilansir dari HPCwire, sejumlah laboratorium penelitian dan institusi ilmiah telah menunjukkan ketertarikan terhadap platform Vera karena kemampuannya menangani simulasi iklim, penelitian medis, fisika partikel, hingga eksplorasi ruang angkasa yang membutuhkan daya komputasi luar biasa besar.

Pengumuman Vera juga memperkuat posisi NVIDIA sebagai pemain dominan dalam industri AI global. Setelah sukses besar melalui GPU Hopper dan Blackwell, perusahaan kini memperluas pengaruhnya ke pasar CPU server yang selama puluhan tahun didominasi Intel dan AMD. Banyak analis melihat Vera bukan sekadar prosesor baru, melainkan bagian dari strategi jangka panjang NVIDIA untuk menguasai seluruh rantai teknologi AI modern.

Meski produk berbasis Vera baru dijadwalkan hadir secara komersial pada 2027, pengumuman ini sudah memberikan gambaran mengenai arah perkembangan industri komputasi dalam beberapa tahun ke depan. Dengan kebutuhan AI yang terus meningkat secara eksponensial, NVIDIA yakin kombinasi Vera dan Rubin akan menjadi tulang punggung pusat data, superkomputer, dan sistem kecerdasan buatan generasi berikutnya di seluruh dunia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....