Arsip Cak Kartolo antar Unair Raih Penghargaan Nasional

  • 29 Mei 2026 00:09 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pengajuan manuskrip tulisan tangan milik Cak Kartolo, membuat Universitas Airlangga meraih penghargaan nasional dari Arsip Nasional RI 2026. Atas kerja keras dari dosen FIB UNAIR, pnghargaan diberikan untuk kategori Simpul Jaringan Terbaik Nasional Perguruan Tinggi.

Penghargaan tersebut didukung kontribusi dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) UNAIR, Dr Samidi SS MHum. Ia terlibat sebagai tenaga ahli penyusunan dokumen kearsipan daerah.

FIB UNAIR mendampingi Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan. Pendampingan dilakukan untuk penyusunan naskah Memori Kolektif Bangsa selama dua tahun berturut-turut.

Kerja sama tersebut mengantarkan Arsip Makam Eropa Peneleh lolos kurasi ANRI tahun 2025. Keberhasilan itu disusul Arsip Kiprah Kartolo pada tahun 2026.

Dispusip Surabaya bersama tim ahli UNAIR juga mengajukan manuskrip tulisan tangan milik Cak Kartolo. Arsip itu dinilai penting karena memiliki kelangkaan dan otentisitas tinggi.

“Dasar pengajuannya adalah manuskrip, dan hanya Cak Kartolo yang memiliki arsip selengkap ini,” ujarnya, Kamis, 28 Mei 2026. “Seniman ludruk lain tidak mendokumentasikan karya mereka secara mandiri."

Cak Kartolo menulis gagasannya dalam 14 jilid buku folio besar. Isinya meliputi cerita ludruk, tema lakon, catatan pementasan, dan syair jula-juli.

Nama Cak Kartolo semakin dikenal setelah ditetapkan Maestro Kesenian Ludruk tahun 2024. Ia juga menerima penghargaan dari berbagai lembaga nasional dan daerah.

Menurut Samidi, tantangan utama terletak pada pembuktian nilai akademis arsip sejarah. Peneliti harus mampu menghubungkan dokumen lama dengan memori publik masa kini.

“Fokus utama kami adalah membuktikan signifikansi sejarah arsip bagi memori publik nasional,” ucapnya. Ia menilai arsip sejarah harus menjadi sumber literasi generasi mendatang.

UNAIR berharap kompetensi riset dan tata kelola kearsipan terus berkembang berkelanjutan. Komitmen tersebut diharapkan memperkuat penyelamatan memori sejarah Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....