Helena Octavianne, Doktor Perempuan Pertama PSDM UNAIR
- 13 Apr 2026 17:29 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Dr. Helena Octavianne, S.H., M.H. dikukuhkan sebagai wisudawan terbaik UNAIR. Ia meraih gelar doktor PSDM dengan IPK 3,97 dan predikat Summa Cum Laude.
Helena menjabat Kepala Bagian Reformasi Birokrasi Kejaksaan Agung RI. Ia menjadi doktor perempuan pertama PSDM UNAIR tahun 2026 dan lulusan ke-122.
Ia mempertahankan disertasi tentang servant leadership dan kinerja organisasi. “Judul disertasi berubah hingga sembilan kali selama proses penyusunan,” ujarnya, Minggu. 12 April 2026.
Dinamika akademik menuntut revisi substansial dan penyempurnaan kerangka konseptual. “Perubahan menjadi bagian pendalaman analisis dan penguatan kontribusi ilmiah,” katanya.
Helena menunjukkan ketekunan dan ketahanan akademik selama studi. “Komitmen kualitas ilmiah harus dijaga meski menghadapi tekanan,” katanya.
Ia mampu menyeimbangkan studi dengan tugas sebagai pejabat struktural. “Integrasi dedikasi akademik dan profesional menghasilkan kinerja unggul,” ucapnya.
Disertasinya berkontribusi pada teori dan praktik reformasi penegakan hukum. “Kompetensi jaksa perlu didukung kepemimpinan yang tepat,” kata Helena.
Penelitian menyoroti pentingnya sensitivitas sosial dalam menangani perkara perempuan dan anak. “Tekanan publik dan organisasi memengaruhi kinerja institusi,” ujarnya.
Ia mengangkat tagline “No Viral No Education” dalam penelitiannya. “Perhatian publik sering meningkat setelah kasus viral di media sosial,” ujarnya.
Helena menekankan pentingnya kepemimpinan melayani yang proaktif dan adil. “Penegakan hukum harus transparan tanpa menunggu tekanan publik," ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....