ITPLN Dorong Kampus Jadi Motor Pengembangan Energi Hidrogen

  • 09 Apr 2026 21:42 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Rektor ITPLN, Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa, menegaskan peran kampus dalam ekosistem hidrogen nasional. Pernyataan disampaikan saat membuka GHES Goes To Campus, Kamis, 9 April 2026.

Menurutnya, kolaborasi kampus, regulator, dan industri diperlukan untuk transformasi energi hijau. Upaya ini harus melampaui wacana menuju implementasi nyata.

“Ini bukan lagi sekadar diskusi. Kita sedang membangun gerakan bersama menuju transisi energi hijau,” ujar Iwa. Ia menyebut acara ini menegaskan posisi ITPLN sebagai pusat pengetahuan dan living laboratory.

ITPLN juga menjadi penghasil SDM unggul di bidang energi hidrogen. Iwa menilai riset hidrogen sebagai agenda strategis, bukan tren sesaat. Riset ini terkait transisi energi, ketahanan nasional, dan industrialisasi hijau.

"ITPLN memosisikan riset hidrogen sebagai agenda institusional, dari akademik hingga kemitraan industri," katanya. Ia menargetkan peta riset terarah dan kolaborasi konkret dengan berbagai pihak.

Selain itu, pipeline riset mahasiswa harus selaras kebutuhan industri. “Dengan kolaborasi yang kuat, kita tidak hanya menjadi bagian ekosistem, tetapi menjadi penggeraknya,” ucapnya.

Iwa mengajak peserta memastikan hasil forum menjadi program nyata. Program tersebut harus berdampak bagi masa depan energi Indonesia.

Sekretaris Ditjen EBTKE Kementerian ESDM, Harris, menilai ITPLN sangat strategis. Kesiapan SDM penting dalam mendukung transisi energi bersih.

"ITPLN tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tetapi talenta adaptif dan inovatif,” katanya. Ia menyebut ITPLN konsisten membangun ekosistem keilmuan energi terbarukan.

Hal ini menjadi fondasi percepatan transisi energi nasional. “Kita tahu, industrialisasi hijau membutuhkan sinergi pemerintah, industri, dan pendidikan,” ucapnya.

Harris berharap ITPLN menjadi motor lahirnya solusi energi masa depan. Indonesia diharapkan menjadi produsen inovasi energi bersih. Forum GHES membahas masa depan inovasi hidrogen dan perannya secara global.

Kegiatan juga membuka peluang melalui Young Scientist Competition. Acara menghadirkan Iwa Garniwa, Nono Darsono, dan Riyan Ahmad Budiman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....