Ancaman Limbah Elektronik Meningkat, Ini Cara Bijak Mengatasinya

  • 08 Apr 2026 19:21 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya- Perkembangan teknologi yang pesat membuat perangkat elektronik seperti ponsel, laptop, dan televisi semakin cepat berganti. Namun di balik kemajuan tersebut, muncul persoalan serius berupa limbah elektronik atau e-waste. Dilansir dari laman Fimela.com, sampah elektronik menjadi ancaman lingkungan yang tidak boleh dianggap remeh karena mengandung zat berbahaya.

Sampah elektronik merupakan perangkat listrik atau elektronik yang sudah tidak digunakan lagi, baik karena rusak maupun usang. Contohnya meliputi smartphone, tablet, laptop, komputer, kabel, hingga peralatan rumah tangga elektronik. Banyak dari perangkat ini mengandung zat beracun seperti merkuri, timbal, dan kadmium yang berisiko mencemari lingkungan jika tidak dikelola dengan benar.

Jika e-waste dibuang sembarangan bersama sampah rumah tangga, dampaknya bisa sangat serius. Zat beracun dapat meresap ke dalam tanah dan mencemari air tanah. Selain itu, paparan bahan kimia berbahaya dapat memicu gangguan kesehatan seperti masalah saraf, gangguan pernapasan, hingga penyakit kronis yang berbahaya bagi manusia.

Tak hanya manusia, kerusakan juga mengancam ekosistem. Makhluk hidup di sekitar tempat pembuangan bisa terkena dampak racun dari limbah elektronik. Kondisi ini dapat mengganggu keseimbangan lingkungan dan memperburuk kualitas hidup makhluk hidup di sekitarnya.

Untuk mengatasi masalah ini, masyarakat perlu membuang sampah elektronik secara bijak. Caranya antara lain dengan memisahkan e-waste dari sampah biasa, memperbaiki atau menggunakan kembali perangkat yang masih layak, serta memanfaatkan program daur ulang dari perusahaan seperti Apple dan Samsung. Selain itu, masyarakat juga dapat membawa limbah elektronik ke tempat pengelolaan resmi seperti Waste4Change.

Selain pengelolaan yang tepat, mengurangi produksi e-waste juga menjadi langkah penting. Hal ini bisa dilakukan dengan membeli perangkat yang tahan lama, tidak sering mengganti gadget, serta memilih produk yang mudah diperbaiki. Dengan langkah sederhana ini, setiap individu dapat berkontribusi menjaga lingkungan dan menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....