ITPLN–President University Jalin Kerja Sama Strategis
- 03 Apr 2026 16:31 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Institut Teknologi PLN (ITPLN) menjalin kerja sama strategis dengan President University. Kolaborasi mencakup pengembangan kurikulum dan pertukaran dosen.
Kerja sama ini dinilai memperkuat kompetensi sumber daya manusia sektor transisi energi. Kedua kampus menargetkan peningkatan kualitas lulusan.
Rektor ITPLN, Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa, menegaskan kerja sama harus berkelanjutan. Ia meminta tindak lanjut terstruktur dari kedua pihak.
“Kerja sama itu akan kita wujudkan, bukan sekadar tanda tangan, tetapi implementasi nyata,” ujar Iwa, Jumat, 3 April 2026 Ia menambahkan pentingnya penunjukan penanggung jawab program, agar implementasi dapat berjalan cepat.
“Harus ada penanggung jawab (PiC) agar bisa langsung ditindaklanjuti,” katanya. Menurut Iwa, kolaborasi penting di tengah peran PLN dalam transisi energi nasional.
ITPLN dituntut melahirkan lulusan dengan kompetensi baru. “Kita menuju kampus transisi energi, sehingga kompetensi baru menjadi perhatian utama,” ujarnya.
| Baca juga: APERTI BUMN Buka 312 Kuota Beasiswa 2026 |
ITPLN juga berencana mengadopsi pengajaran berbasis bahasa asing. Langkah ini diharapkan menarik mahasiswa internasional.
Rektor President University, Handa S. Abidin, menyambut baik kerja sama ini. Ia menyebut kampusnya berpengalaman dalam pendidikan berbahasa asing.
“Sekitar 8 persen mahasiswa kami berasal dari luar negeri, seperti China dan Australia,” ujarnya. Wakil Rektor I President University, Dr. Adhi Setyo Santoso, menekankan pentingnya kolaborasi.
Ia menilai kerja sama meningkatkan daya saing global. “Pendidikan tinggi membutuhkan skema kolaborasi untuk meningkatkan peringkat global,” katanya.
Ruang lingkup kerja sama mencakup Tri Dharma Perguruan Tinggi. Program meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat.
Selain itu, kedua institusi mengembangkan pembelajaran berbasis bahasa Inggris. Mereka juga merancang program pendidikan jarak jauh.
Secara teknis, kerja sama meliputi kurikulum bersama dan pertukaran dosen, termasuk kolaborasi riset dan publikasi ilmiah. Acara dihadiri pimpinan kedua institusi. Kehadiran menunjukkan komitmen kuat terhadap sinergi.
Kerja sama ini diharapkan berkelanjutan antara akademik dan industri. Langkah ini juga mendorong daya saing pendidikan Indonesia secara global.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....