Tom Liwafa Tekankan Orientasi Wirausaha Strategi Hadapi Persaingan
- 02 Mar 2026 21:27 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Entrepreneurial orientation bukan sekadar keberanian berbisnis, tetapi strategi menghadapi persaingan. Hal tersebut disampaikan Arizal Tom Liwafa, saat mengikuti Ujian Terbuka Promosi Doktor yang digelar Universitas Airlangga UNAIR Surabaya.
Ia menegaskan transfer pengetahuan penting untuk distribusi pengalaman dan kompetensi organisasi. “Transfer pengetahuan memastikan pengalaman dapat dimanfaatkan secara efektif dalam organisasi,” katanya, Senin, 2 Maret 2026.
Arizal menyoroti keterbatasan publikasi internasional terkait UMKM. “Ketika berbicara small money enterprise, ternyata nggak terlalu banyak, hanya 204 saja,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menuntut penguatan riset berbasis UMKM di Indonesia. “Riset UMKM penting memberi kontribusi ilmiah sekaligus solusi ekonomi,” katanya.
Ia menempatkan innovation aesthetics sebagai variabel mediasi dalam penelitiannya. “Inovasi harus menghadirkan nilai estetika yang relevan dengan dinamika pasar,” ucapnya.
Konsep innovation aesthetics juga diterapkan dalam praktik bisnisnya. “Saya akan terus berkontribusi memajukan UKM, terutama di Jawa Timur,” katanya.
Sidang dipimpin Prof Dr Bagong Suyanto sebagai promotor dan Prof Dr Fendy Suhariadi sebagai ko-promotor. Tim penyanggah terdiri atas sejumlah profesor dan doktor lintas bidang keilmuan.
Sidang dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur, anggota DPR RI, influencer, dan akademisi. Kehadiran mereka menunjukkan perhatian luas terhadap pengembangan UMKM berbasis riset.
Disertasi Arizal dinyatakan diterima setelah melalui rangkaian ujian terbuka. Ia lulus cumlaude sebagai doktor ke-124 Program Pengembangan SDM Pascasarjana UNAIR.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....