Barunastra ITS Sabet Juara RoboBoat Dunia di USA

  • 27 Feb 2026 21:28 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Tim riset Barunastra dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menorehkan prestasi gemilang di tingkat dunia. Tim Barunastra ITS meraih predikat Grand Champion pada ajang International RoboBoat Competition (IRC) 2026 di Sarasota, Florida, Amerika Serikat (USA) selama enam hari sejak Kamis, 19 Februari 2026.

Menghadapi 36 tim dari 10 negara, Tim Barunastra ITS tampil impresif dengan menyapu kategori utama kompetisi. Tim kapal otonom tersebut meraih Juara 1 Autonomy Challenge, Juara 1 Design and Documentation, serta Best Technical Design Report.

Kompetisi ini merupakan ajang pengembangan Autonomous Surface Vehicle (ASV) atau kapal tanpa awak yang mampu menyelesaikan misi secara mandiri. Universitas teknologi dunia seperti Massachusetts Institute of Technology, Queen’s University, dan Georgia Institute of Technology turut berpartisipasi sehingga persaingan berlangsung ketat.

Keberhasilan tim didukung performa kapal prototipe Nala Ares Mark II yang dirancang sesuai tema Storm Response: Technology in Action for Recovery and Relief. Pada kategori Autonomy Challenge, kapal bermanuver mandiri untuk navigasi evakuasi, menghindari puing, dan mengirim logistik secara presisi.

Selain performa operasional, Tim Barunastra ITS juga menonjol dalam kualitas dokumentasi desain yang dinilai komprehensif oleh dewan juri. Integrasi navigasi cerdas, algoritma keputusan adaptif, serta arsitektur perangkat lunak teruji menjadi fondasi dominasi tim.

Dosen pembina Tim Barunastra ITS, Rudy Dikairono ST MT menilai capaian tersebut membuktikan daya saing mahasiswa ITS di tingkat global. “Mahasiswa ITS mampu bersaing sejajar dengan universitas besar dunia,” katanya, Jumat, 27 Februari 2026

Rudy juga menyoroti tingginya semangat dan dedikasi anggota tim dalam riset serta inovasi teknologi maritim. “Semangat riset dan inovasi mahasiswa sangat luar biasa,” ucap dosen Departemen Teknik Elektro tersebut.

Ia berharap capaian tersebut menjadi pijakan bagi prestasi yang lebih luas dalam pengembangan teknologi maritim berkelanjutan. “Semoga Barunastra terus mengharumkan nama ITS dan Indonesia,” ujarnya.

Ketua Tim Barunastra ITS Davin Abhinaya Briet menilai kompetisi tersebut menjadi ruang belajar kolaborasi global bagi pengembang ASV. “Kompetisi ini bukan hanya lomba, tetapi juga membangun komunitas pengembang ASV,” ujarnya.

Perjalanan menuju gelar Grand Champion ditempuh melalui proses panjang yang menuntut pengorbanan waktu, tenaga, dan pikiran seluruh anggota tim. “Terima kasih juga atas dukungan dari Ikoma ITS dan seluruh pihak,” ucap Davin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....