Mahasiswa ITS Olah Limbah Daun Jati Jadi Fashion Eco
- 24 Feb 2026 15:14 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Limbah daun jati kini diolah menjadi produk fashion ramah lingkungan oleh mahasiswa Kimia FSAD ITS. Inovasi ini dilakukan melalui program KKN Abmas bertema pemanfaatan limbah daun jati sebagai eco printing.
Kegiatan berlangsung di Desa Suwaluh, Balongbendo, Sidoarjo, bersama 35 peserta Aisyiyah Balongbendo. Sebagian besar peserta merupakan ibu rumah tangga yang belum memanfaatkan limbah daun jati secara optimal.
Sebanyak 20 mahasiswa Kimia ITS memanfaatkan tiga kilogram daun jati sebagai bahan eco printing. Teknik pewarnaan alami menghasilkan motif kain bernilai estetika sekaligus memiliki nilai jual.
Ketua Tim KKN Abmas Elsha Tri Lestari menjelaskan kegiatan ini sebagai kontribusi mahasiswa kepada masyarakat. Menurutnya, limbah organik sebenarnya memiliki potensi ekonomi yang besar jika dikelola dengan tepat.
"Melalui eco printing, kami berbagi ilmu sekaligus mendorong masyarakat lebih kreatif dan mandiri. Kami berharap limbah sekitar dapat dimanfaatkan menjadi produk bernilai ekonomi," ujar Elsha, Selasa, 24 Februari 2026.
Program didampingi dosen pembimbing Dr Triyanda Gunawan dan diawali penyuluhan sustainable fashion. Peserta kemudian mengikuti pelatihan eco printing metode steaming yang sederhana dan aman diterapkan.
“Dalam perspektif kimia, limbah merupakan sumber daya yang belum dioptimalkan. Daun jati memiliki senyawa alami yang potensial sebagai pewarna ramah lingkungan," ujar Triyanda..
Peserta mempraktikkan seluruh tahapan mulai mengenali daun hingga proses fiksasi warna. Pendampingan mahasiswa membantu peserta memahami teknik eco printing secara mandiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....