Konsolidasi Galangan Dukung Kemandirian Industri Kapal Nasional
- 13 Feb 2026 19:43 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - PT PAL Indonesia menegaskan konsolidasi galangan BUMN bukan agenda pengurangan tenaga kerja. Langkah ini dibahas bersama BPI Danantara untuk memperkuat industri perkapalan nasional.
Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, menyebut konsolidasi fokus pada struktur industri dan kinerja keuangan. “Kami menyiapkan tim kuat membangun industri maritim nasional,” ujarnya, Jumat, 13 Februari 2026.
Ia menegaskan penataan SDM dilakukan melalui asesmen menyeluruh berbasis kompetensi dan kebutuhan industri. “Konsolidasi menyatukan kompetensi dan memperkuat organisasi industri galangan nasional,” ujarnya.
Penataan SDM memastikan setiap pekerja ditempatkan sesuai kapasitas dan peluang pengembangan profesional. “Konsolidasi membuka ruang produktivitas lebih luas dan kesinambungan pekerjaan jangka panjang,” katanya.
Kaharuddin menilai konsolidasi galangan memberi dampak berantai pada ekonomi nasional. “Industri baja tumbuh, komponen lokal diproduksi, dan lapangan kerja tercipta,” ujarnya.
Konsolidasi diproyeksikan membentuk ekosistem industri dari produsen baja hingga penyedia jasa rekayasa. Peningkatan produksi kapal meningkatkan kebutuhan tenaga kerja di sektor hulu dan hilir industri.
PT PAL diarahkan menjadi induk galangan BUMN untuk mengoordinasikan kebutuhan kapal nasional. Langkah ini mendukung pengurangan impor kapal dan memperkuat kemandirian industri maritim Indonesia.
PT PAL menegaskan komitmen menjalankan konsolidasi secara transparan, terukur, dan berkelanjutan. Perusahaan memastikan penguatan SDM menjadi prioritas utama dalam transformasi industri galangan nasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....