Berkolaborasi dengan Jepang, ITPLN Buka Peluang Kerja Lulusan
- 12 Feb 2026 20:48 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Institut Teknologi PLN memperluas kerja sama internasional dengan Jepang melalui kolaborasi bersama Japannesia Inc dan JTRUST. Kerja sama membuka peluang kelas bahasa Jepang terintegrasi serta penyerapan lulusan bekerja di Jepang.
Wakil Rektor IV ITPLN, M Ahsin Sidqi, menyebut kolaborasi dengan Jepang telah dirintis lama.
Ia mengatakan, pihaknya ingin melakukan kerja sama dengan Jepang.
Ia menjelaskan kerja sama sebelumnya termasuk pengiriman lima peserta belajar nuclear power plant. “Kelanjutannya seminar internasional bersama Jepang dan Amerika," katanya, Kamis, 12 Februari 2026.
ITPLN mendapat kepercayaan lembaga internasional seperti AOTS, JICC, JAIF, METI, serta institusi Amerika Serikat. "Ini pencapaian besar karena kepercayaan dari JICC dan METI," ucapnya.
ITPLN mendapat mandat menyiapkan program magang berkelanjutan serta jalur kerja dan studi luar neger, sehingga PLN percaya pada kompetensi dan karakter lulusan ITPLN. Kebutuhan tenaga kerja sektor energi diperkirakan mencapai 1,7 juta orang dalam 10 tahun mendatang.
"Kami tidak meluluskan mahasiswa tanpa sertifikat kompetensi resmi," ucapnya. Kerja sama Jepang dimulai bertahap melalui seleksi mahasiswa dan tes kemampuan bahasa Jepang, yakni seleksi awal 50 orang lalu disiapkan sekitar 20 orang.
CEO Japannesia Inc Hiroyuki Ueda menyebut sinergi bertujuan membangun ekosistem pendidikan terintegrasi. "Kolaborasi dirancang sebagai pendampingan berkelanjutan sejak studi hingga penempatan kerja," ujarnya.
Dalam skema ini, ITPLN mengelola rekrutmen mahasiswa, pembelajaran, serta jalur karier ke Jepang. JTRUST bertanggung jawab pendidikan bahasa Jepang, pelatihan etika, dan budaya kerja profesional.
Japannesia Inc mengelola pencocokan mahasiswa, program magang, evaluasi, serta pendampingan karier pascakampus. Program mencakup target sertifikasi bahasa Jepang dan magang enam hingga 12 bulan di Jepang.
Setelah lulus, peserta berpeluang direkrut perusahaan Jepang sektor teknologi dan energi.
“Program magang memungkinkan perusahaan menilai kinerja sebelum rekrutmen permanen," ujarnya.
Kerja sama ini diharapkan menjawab kebutuhan SDM Jepang sekaligus membuka peluang karier global lulusan ITPLN. Program juga mendukung pengembangan tenaga profesional Indonesia berdaya saing internasional.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....