Mahasiswa UNAIR Ciptakan Baterai EV Ramah Lingkungan

  • 28 Des 2025 20:04 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Mahasiswa Fakultas Teknologi Maju dan Multidisiplin (FTMM) UNAIR, Alvyan Ananta Asis berhasil meraih membuat produk inovasi. Alvyan, mahasiswa Program Studi Teknik Elektro membuat produk inovasi ramah lingkungan, yakni Baterai EV dari Limbah Kulit Kakao.

Ia berkolaborasi dengan I Kadek Krisna Adi Sueta dari IPB. Keduanya mengusung gagasan bisnis inovatif berbasis teknologi dan keberlanjutan industri.

Tim Alvyan mengembangkan baterai kendaraan listrik berbasis hard carbon dari limbah kulit kakao. Material tersebut digunakan sebagai anoda baterai ramah lingkungan.

Inovasi ini menjawab ketergantungan industri baterai terhadap grafit impor berjejak karbon tinggi. Limbah kulit kakao diolah melalui proses pirolisis terkontrol.

"Hasilnya adalah material anoda yang ramah lingkungan dan berbiaya kompetitif. Inovasi ini juga mendorong penerapan ekonomi sirkular," kata Alvyan, Minggu (28/12/2025).

Alvyan menyebut inovasi ini menghubungkan sektor pertanian dengan industri energi bersih. "Konsep tersebut dinilai relevan dengan kebutuhan masa depan," ucapnya.

Gagasan ini sejalan dengan agenda nasional percepatan kendaraan listrik. Inovasi material lokal dinilai penting untuk kemandirian industri baterai.

Alvyan menegaskan transisi energi membutuhkan solusi berkelanjutan. "Ketergantungan rantai pasok global perlu dikurangi," ujarnya.

Atas produk inovasinya tersebut, Alvyan berhasil menyabet Juara 3 Business Plan Competition dan Best Presenter UI, pada ajang Young Entrepreneur Days UI 2025.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....