PM-BEM UNIM Perkuat Literasi Keuangan Keluarga dan Petani
- 14 Nov 2025 13:30 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Islam Majapahit (UNIM), menggelar kegiatan Sosialisasi Program Pemberdayaan Masyarakat (PM BEM) serta Pelatihan Toolkit Smart Budgeting Petani dan Ibu PKK di Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Pemberdayaan Masyarakat Desa Kromong melalui Inovasi Teknologi Edukatif Berbasis Literasi Numerasi dan Digitalisasi Pertanian”, yang didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) – Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Tahun 2025.
Acara sosialisasi dihadiri oleh perangkat desa, kelompok tani, serta ibu-ibu PKK. Dalam kegiatan ini, tim dosen dan mahasiswa BEM dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Fakultas Agama Islam (FAI) UNIM memperkenalkan Toolkit Smart Budgeting Petani dan Smart Budgeting Ibu sebagai inovasi alat bantu literasi numerasi dan perencanaan keuangan berbasis visual yang mudah digunakan masyarakat desa.
Menurut Dr. Wawan Hermawan, M.Pd, selaku ketua pelaksana program, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan literasi numerasi masyarakat desa dalam mengelola keuangan rumah tangga dan usaha tani. “Toolkit Smart Budgeting ini dirancang sederhana namun berdampak besar. Petani bisa mencatat semua pengeluaran dan pendapatan tani dengan cara yang mudah dipahami, sementara ibu-ibu PKK dilatih mengatur keuangan keluarga secara efisien dan produktif,” ucapnya, dalam keterangan tertulisnya, kepada rri.co.id, Jumat (14/11/2025).

Nampak para Dosen UNIM Mojokerto saat terlibat pada Kegiatan Sosialisasi Program Pemberdayaan Masyarakat (PM BEM) serta Pelatihan Toolkit Smart Budgeting Petani dan Ibu PKK di Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang. (Foto: Humas UNIM Mojokerto)
Sementara itu, Dr. Deka Anjariyah, S.Si., M.Pd menambahkan bahwa kegiatan ini juga menjadi wadah sinergi mahasiswa dan masyarakat desa dalam mengimplementasikan ilmu secara nyata di lapangan. “Mahasiswa berperan sebagai fasilitator, pendamping, sekaligus agen perubahan sosial di desa. Mereka belajar sekaligus berkontribusi,” ujarnya.
Pelatihan ini juga memperkenalkan modul digital dan galeri promosi hasil panen berbasis media sosial untuk membantu petani memperluas pasar produk mereka secara online.
Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Kepala Desa Kromong yang berharap agar program ini dapat berlanjut dan menjadi inspirasi bagi desa lain.
“Kami sangat berterima kasih kepada tim UNIM dan DRTPM yang telah membawa inovasi dan semangat baru bagi masyarakat Desa Kromong,” ujar Kepala Desa dalam sambutannya.
Pada akhir kegiatan, tim pelaksana PM BEM UNIM menyampaikan terima kasih kepada Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) atas dukungan pendanaan dan kepercayaannya. “Terima kasih kami sampaikan kepada DRTPM Kemendikbudristek atas pendanaan dan dukungan penuh terhadap kegiatan pemberdayaan ini. Tanpa dukungan tersebut, program ini tidak akan dapat berjalan dengan baik dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat,” kata Dr. Wawan Hermawan.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi teknologi edukatif, kegiatan PM BEM UNIM ini menjadi langkah nyata menuju desa cerdas, mandiri, dan berdaya saing, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....