Jatim Raih Dua Penghargaan Efisiensi Energi Nasional 2026

  • 05 Sep 2026 11:53 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah Provinsi Jawa Timur meraih dua penghargaan dalam Awarding Apresiasi Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) 2026. Ajang tersebut diselenggarakan Direktorat EBTKE Kementerian ESDM RI di JIEXPO Jakarta.

Penghargaan pertama diraih Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Jatim sebagai Juara 1 kategori hemat energi subkategori gedung retrofit. Penghargaan kedua diraih Dinas ESDM Jatim sebagai Juara 2 kategori hemat energi subkategori zero energy building.

“Penghargaan ini tentu kami syukuri. Ini menunjukkan bahwa langkah-langkah efisiensi energi yang dilakukan Pemprov Jatim telah memberikan hasil yang baik,” kata Gubernur Khofifah, Sabtu 5 September 2026.

Penghargaan tersebut diterima Kepala Dinas ESDM Jatim MHD Aftabuddin Rijaluzzaman yang mewakili Gubernur Khofifah. Khofifah mengapresiasi jajaran perangkat daerah yang terus menghadirkan inovasi dalam efisiensi energi dan pemanfaatan energi bersih.

“Berbagai ikhtiar dalam mendorong efisiensi energi dan transisi menuju energi bersih terus menunjukkan hasil, dan diapresiasi oleh banyak pihak. Semoga ini jadi motivasi supaya terus memperluas praktik-praktik baik di berbagai sektor,” ujarnya.

Khofifah menegaskan konservasi energi menjadi bagian penting dalam pembangunan berkelanjutan. Upaya tersebut juga dinilai dapat memperkuat ketahanan energi daerah.

“Harapannya tentu kami ingin semakin banyak bangunan dan fasilitas publik di Jawa Timur yang menerapkan prinsip hemat energi, memanfaatkan energi terbarukan, dan memiliki efisiensi energi yang semakin baik,” terangnya.

Menurut Khofifah, langkah tersebut menjadi bagian dari kontribusi Jawa Timur terhadap target net zero emission nasional. Ia menyebut penghargaan itu menunjukkan kontribusi nyata Jatim dalam pengembangan EBTKE di Indonesia.

“Ini merupakan bagian dari kontribusi Jawa Timur dalam mendukung pencapaian target net zero emission nasional. Penghargaan ini jadi bukti kalau Jawa Timur punya kontribusi nyata dalam pengembangan energi baru terbarukan dan konservasi energi di Indonesia,” jelasnya.

Khofifah berharap penghargaan tersebut menjadi pemacu bagi perangkat daerah untuk terus berinovasi. Ia juga mendorong kolaborasi lintas sektor untuk mengurangi konsumsi energi dan emisi di Jawa Timur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....