Kemenag Sediakan 90 Buku PAI dan Bahasa Arab Gratis untuk Madrasah
- 04 Agt 2026 17:54 WIB
- Surabaya
Poin Utama
- Kementerian Agama telah menyiapkan 90 buku Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab dalam format digital yang dapat diunduh secara gratis melalui website resmi Kementerian Agama.
- Koleksi buku terdiri atas 58 Buku Teks Utama untuk jenjang MI, MTs, dan MA, serta 32 buku untuk Madrasah Aliyah Negeri Program Keagamaan dengan cakupan materi yang komprehensif.
- Inisiatif penyediaan buku digital ini merupakan bagian dari strategi Kementerian Agama untuk memperluas akses bahan ajar berkualitas dan memperkuat literasi di seluruh lingkungan pendidikan madrasah di Indonesia.
- Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, mengatakan pihaknya menyediakan 90 buku mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab untuk siswa madrasah. Semua bisa diunduh melalui website Kementerian Agama secara gratis
RRI.CO.ID, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) menyiapkan 90 buku Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Bahasa Arab dalam format digital untuk siswa madrasah. Seluruh buku dapat diunduh secara gratis melalui laman resmi Kementerian Agama sebagai bagian dari upaya memperluas akses bahan ajar sekaligus memperkuat literasi di lingkungan madrasah.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, mengatakan 90 buku tersebut terdiri atas 58 Buku Teks Utama (BTU) mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab untuk jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA), serta 32 buku untuk Madrasah Aliyah Negeri Program Keagamaan (MAN PK). "Kita sudah siapkan 90 buku mata pelajaran PAI dan Bahasa Arab untuk siswa madrasah. Semua bisa diunduh melalui website Kementerian Agama secara gratis," kata Amien Suyitno di Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2026.
Menurut Amien, penyediaan buku digital tersebut bertujuan memudahkan guru dan siswa memperoleh bahan pembelajaran yang berkualitas. Selain itu, langkah tersebut menjadi bagian dari kontribusi Kemenag dalam meningkatkan budaya literasi di lingkungan pendidikan madrasah.
Ia menjelaskan, penerbitan Buku Teks Utama merupakan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan. Seluruh buku disusun melalui proses seleksi penulis, telaah oleh reviewer, evaluasi penilai, hingga supervisi yang melibatkan Pusat Penilaian Buku Agama, Lektur, dan Literasi Keagamaan (PBAL2K) Kementerian Agama.
"Buku ini disajikan dalam format digital agar lebih efisien serta memudahkan akses guru dan siswa," ujarnya.
Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah, Nyayu Khodijah, mengatakan buku tersebut diterbitkan seiring implementasi Keputusan Menteri Agama Nomor 1503 Tahun 2025 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada RA, MI, MTs, MA, dan MAK. Materinya mencakup Al-Qur'an Hadis, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Bahasa Arab untuk seluruh jenjang madrasah.
Selain itu, Kemenag juga menerbitkan buku khusus untuk Madrasah Aliyah Program Keagamaan (MAPK), meliputi mata pelajaran Tafsir, Hadis, Ilmu Tafsir, Ilmu Hadis, Fikih, Ushul Fikih, Ilmu Kalam, Akhlak Tasawuf, dan Bahasa Arab. Buku untuk MAPK disusun menggunakan pengantar berbahasa Arab guna mendukung pendalaman keilmuan keagamaan.
Nyayu menjelaskan, materi dalam Buku Teks Utama disusun dengan pendekatan yang mudah dipahami dan diarahkan untuk membentuk karakter peserta didik. Buku tersebut juga mengintegrasikan Kurikulum Berbasis Cinta melalui nilai Panca Cinta, yakni cinta kepada Allah dan Rasul-Nya, cinta ilmu, cinta lingkungan, cinta diri dan sesama manusia, serta cinta tanah air.
Menurutnya, buku digital itu dirancang sebagai dokumen yang terbuka untuk terus disempurnakan sesuai perkembangan kebutuhan pendidikan. Kemenag juga membuka ruang bagi masukan dari berbagai pihak agar materi PAI dan Bahasa Arab yang digunakan di madrasah semakin relevan dan bermanfaat bagi guru maupun peserta didik.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....