​Menteri PUPR: Evaluasi Bangunan Ponpes Setelah SAR Selesai

  • 07 Okt 2025 10:45 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Sidoarjo: Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengunjungi lokasi ambruknya Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny Buduran, Sidoarjo, Senin (6/10/2025). Dody menyatakan akan melakukan evaluasi setelah evakuasi korban selesai.

Terkait penyebab ambruknya bangunan, Dody enggan memberikan keterangan lebih lanjut. Dia menegaskan bahwa penyelidikan mendalam baru bisa dilakukan setelah seluruh korban berhasil dievakuasi.

"Saya belum bisa bicara soal kegagalan konstruksi. Semua akan dievaluasi nanti setelah penyelamatan selesai," ujarnya.

Kendati demikian, Dody memastikan pemerintah akan melakukan evaluasi terhadap seluruh bangunan pondok pesantren. Terlebih dengan adanya informasi bahwa sebagian lembaga pendidikan keagamaan belum memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

"Kita evaluasi semua pondok pesantren pelan-pelan. Bersama pemerintah daerah kita akan benahi kualitas bangunan agar kejadian seperti ini tidak terulang lagi," ujarnya.

Dody juga tak ingin menyimpulkan langsung tudingan bahwa pembangunan musala di Ponpes Al-Khoziny melibatkan tenaga kerja anak di bawah umur. Menurutnya, pembangunan di lingkungan pesantren banyak dilakukan secara gotong royong oleh para santri sebagai bagian dari budaya pesantren.

"Jangan bilang begitu. Ini kan santri, dari santri untuk santri. Jadi tidak bisa dibilang melibatkan anak di bawah umur," tegasnya.

Dody juga menegaskan, kehadirannya di lokasi bukan karena undangan rapat, melainkan bentuk perhatian langsung pemerintah pusat. Ia menyebut, penugasan Kepala Basarnas yang turut hadir di lokasi merupakan instruksi langsung dari Presiden sebagai bentuk kehadiran negara dalam situasi darurat.

"Kepala Basarnas hadir itu sudah menjadi perhatian Presiden. Setelah tugas Basarnas selesai, baru kami dari PUPR akan menangani urusan berikutnya, termasuk evaluasi bangunan," tambahnya.

Rekomendasi Berita