Gubernur Khofifah Usulkan Penyembelihan DAM Haji Dilakukan di Indonesia
- 18 Apr 2026 11:30 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengusulkan penyembelihan DAM jemaah haji dilakukan di dalam negeri. Ia menyampaikan usulan tersebut setelah berkomunikasi dengan Menteri Haji RI, terkait pelaksanaannya.
Menurut Khofifah, Sabtu 18 April 2026, proses ini masih membutuhkan pembahasan lebih lanjut lintas kementerian dan otoritas terkait. Ia menegaskan bahwa keputusan belum final, karena masih menunggu kesiapan regulasi serta teknis pelaksanaan.
Khofifah menjelaskan bahwa penyembelihan di Indonesia berpotensi menyerap ratusan ribu domba lokal peternak. Selain itu, distribusi daging dapat menjadi sumber protein penting bagi masyarakat yang membutuhkan di berbagai daerah.
Ia juga menyoroti persoalan limbah dari penyembelihan massal yang terjadi di Arab Saudi. “Kalau dua juta domba dipotong, maka sampahnya juga berlimpah dan perlu penanganan serius,” ujarnya.
Distribusi daging di Arab Saudi dinilai terbatas sehingga memerlukan proses pengawetan dan pengalengan. Daging tersebut kemudian didistribusikan ke berbagai negara, yang membutuhkan sistem logistik tidak sederhana.
Khofifah menambahkan transparansi pelaksanaan DAM juga menjadi perhatian penting bagi jemaah haji Indonesia. “Jemaah tidak mudah mengakses informasi penyembelihan DAM atas nama mereka,” kata Khofifah menegaskan.
Pembahasan keagamaan telah dilakukan melalui forum PBNU dan Majelis Ulama Indonesia. Selain itu, pandangan dari Muhammadiyah dan LDII juga sedang dipertimbangkan pemerintah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....