Jemaah Haji Kloter Awal Embarkasi Surabaya Masuk Asrama Haji 21 April

  • 13 Apr 2026 14:00 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • sebanyak 752 JCH dari kloter 1 dan 2 akan tiba di AHES pada Selasa, 21 April 2026.
  • Secara keseluruhan, terdapat 116 kloter yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Surabaya pada musim haji tahun ini.

RRI.CO.ID, Surabaya - Rangkaian pemberangkatan ibadah haji 2026 di Jawa Timur mulai berjalan dengan kedatangan jemaah calon haji (JCH) kloter pertama di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES) pada 21 April 2026.

Plt.Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Jawa Timur, Mohammad As’adul Anam, menyampaikan bahwa jadwal keberangkatan telah mengalami revisi menyesuaikan perubahan jadwal pesawat serta komposisi jemaah dari masing-masing daerah.

“Sehubungan dengan adanya perubahan jadwal pesawat serta perubahan komposisi jumlah jemaah haji kabupaten/kota, berikut kami sampaikan revisi jadwal kloter Embarkasi Surabaya tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi,” ujar Anam, Senin, 13 April 2026.

Berdasarkan jadwal terbaru, sebanyak 752 JCH dari kloter 1 dan 2 akan tiba di AHES pada Selasa, 21 April 2026. Kloter 1 dijadwalkan datang pukul 09.30 WIB dengan jumlah 376 jemaah asal Kabupaten Probolinggo, sedangkan kloter 2 tiba pukul 13.55 WIB yang terdiri dari 374 jemaah asal Kabupaten Probolinggo, satu jemaah dari Kota Malang, dan satu jemaah dari Surabaya.

"Kedua kloter tersebut dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada Rabu, 22 April 2026, dengan waktu keberangkatan menyesuaikan jadwal kedatangan di asrama haji." katanya.

Secara keseluruhan, terdapat 116 kloter yang akan diberangkatkan melalui Embarkasi Surabaya pada musim haji tahun ini. Kloter terakhir dijadwalkan masuk asrama pada 20 Mei 2026 dan berangkat ke Tanah Suci pada 21 Mei 2026.

Embarkasi Surabaya tidak hanya melayani jemaah asal Jawa Timur, tetapi juga mencakup jemaah dari Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Bali. Meski situasi di Timur Tengah masih diwarnai konflik, pelaksanaan ibadah haji 2026 tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan pemerintah.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....