Nomor Porsi Diblokir, Pembimbing KBIH Terancam Gagal Haji
- 05 Feb 2026 20:03 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Sidoarjo - Sebanyak sembilan pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) di Kabupaten Sidoarjo terancam gagal berangkat menunaikan ibadah haji pada musim haji 2026. Penyebabnya, nomor porsi haji mereka masih diblokir, meski seluruh persyaratan administrasi dinyatakan lengkap.
Salah satu pembimbing yang terdampak adalah A Kusaini, warga Dusun Ngemplak, Desa Pagerwojo, Kecamatan Buduran, Sidoarjo. Kusaini mengaku hingga kini tidak mengetahui secara pasti alasan pemblokiran nomor porsi hajinya.
“Saya tidak tahu kenapa diblokir. Padahal sudah dua kali melapor ke PHU,” kata Kusaini, Kamis 5 Februari 2026.
Menurut Kusaini, seluruh dokumen persyaratan haji telah ia penuhi. Mulai dari setoran awal Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH), hingga sertifikat pembimbing manasik haji profesional.
Tak hanya itu, persyaratan lain seperti istitha’ah kesehatan jamaah haji, paspor yang masih berlaku lima tahun, serta data Saudi Visa Bio juga telah dinyatakan lengkap. Bahkan, bukti pelunasan biaya haji sebesar Rp33,8 juta telah diserahkan sesuai ketentuan.
Namun, Kusaini menyebut dana pelunasan tersebut hingga kini masih berada dalam status titipan bank. Hal ini lantaran pembayaran tidak dapat dimasukkan ke rekening porsi haji, akibat sistem yang masih memblokir nomor porsinya.
Kondisi tersebut membuat Kusaini dan delapan pembimbing KBIH lainnya kini berada dalam ketidakpastian. Mereka berharap Kementerian Agama melalui Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) segera memberikan kejelasan dan membuka kembali nomor porsi yang diblokir, agar keberangkatan haji tahun 2026 tidak gagal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....