Pemberangkatan Kloter Gelombang Dua Embarkasi Surabaya Dimulai

  • 17 Mei 2025 12:08 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya : Pemberangkatan jemaah haji gelombang kedua dimulai pada hari ini, Sabtu (17/5/2025). Total tiga kloter yang diberangkatkan yakni kloter 51, 52, dan 53. Jemaah gelombang kedua ini akan langsung menuju Jeddah sebelum melanjutkan perjalannya ke Makkah.

Plh Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya, Sugiyo menjelaskan terdapat perbedaan antara gelombang pertama dan kedua saat keberangkatan dari embarkasi ke tanah suci. Gelombang pertama diberangkatkan dari Bandara Juanda, Surabaya menuju Bandara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz di Madinah.

Namun, gelombang kedua akan langsung menuju Jeddah sebelum melanjutkan perjalanan ke Makkah. Di gelombang kedua ini, jemaah akan melaksanakan umrah wajib dengan skema haji Tamattu sebelum menunaikan ibadah haji.

"Mulai gelombang kedua, semua jemaah langsung menggunakan ihram. Jemaah bisa mengambil miqat dari Embarkasi Surabaya atau di atas pesawat ketika sampai di atas wilayah Yalamlam," jelas Sugiyo.

Sementara itu hingga akhir gelombang pertama, Sugiyo menyebut masih ada lima jemaah yang masih dirawat di RS Haji Surabaya, didampingi oleh empat orang.

"Masih lima jemaah yang masih di RS Haji beserta dengan empat pendamping," ujarnya.

Sampai saat ini empat jemaah dari Embarkasi Surabaya meninggal dunia, dua di RS Haji Surabaya dan dua lainnya di tanah suci yakni Madinah dan Makkah.Sugiyo juga meminta maaf dan meminta jemaah haji bersabar kepada jemaah dan juga keluarga jemaah atas perubahan jadwal yang berdasarkan kloter berbasis syarikah. Pihaknya mengakui jika ini berdampak pada mental jemaah.

"Kami minta maaf atas perubahan jadwal ini kloter dan keberangkatan. Kami imbau jemaah bersabar. Berangkat haji adalah ibadah, niat harus kuat dan ikhlas menerima kondisi yang ada," pesannya.

Sugiyo memastikan jemaah yang tertunda karena perubahan jadwal yang berdasarkan kloter berbasis syarikah tetap berangkat haji tahun ini.

"Insyaallah secara administrasi jemaah haji pasti berangkat. Tapi kalau kehendak lainnya dari Allah beda lagi," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....