Pegawai Money Changer Asrama Haji Keluhkan Sepi Pengunjung

  • 15 Mei 2025 16:35 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Setiap penyelenggaraan ibadah haji, menjadi berkah tersendiri bagi para pedagang yang menjajakan produknya di lingkungan Asrama Haji Sukolilo, Surabaya. Namun lain halnya dengan salah satu perusahaan penukaran uang atau money changer di lingkungan Asrama Haji Sukolilo Surabaya. Ifa, salah satu pegawai dari PT Haji La Tunrung mengaku untuk pelaksanaan ibadah haji tahun ini, jamaah calon haji yang menukarkan uang Rupiah ke Riyal Arab Saudi turun signifikan.

"Sudah 2 tahun ini, kita beroperasi di Asrama Haji Sukolilo, yakni tahun kemarin sama tahun ini. Kalau menurut saya, mungkin untuk dibandingkan sama tahun lalu, sangat sedikit untuk penukaran uangnya," ujar Ifa, Kamis (15/5/2025).

"Karena dilihat dari harganya, artinya sangat naik, tidak seperti tahun lalu. Kemudian sudah banyak yang mengerti, terkait pertukaran uang asing.

Ifa menambahkan, jamaah calon haji sebelum masuk ke Asrama Haji Sukolilo Surabaya, sudah banyak yang melakukan penukaran uang Rupiah ke Riyal di luar. "Jadi banyak jamaah haji yang menukarkan uang Rupiahnya di luar, sebelum masuk ke Asrama Haji Sukolilo," ucapnya.

Dikabarkan, Jamaah haji tahun 2025, akan diberikan uang saku (living cost) sebesar SAR 750 atau sekitar Rp 3,2 juta per orang.

Uang saku tersebut akan diberikan ke jamaah calon haji sebelum keberangkatan ke Tanah Suci dan dapat dipergunakan untuk biaya hidup selama menunaikan ibadah haji di tanah suci, seperti transportasi, makan, maupun membayar dam (denda) apabila ada.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....