Supinah, 91 Tahun, Menunaikan Haji Hasil Memijat Bayi
- 05 Mei 2025 08:12 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Kendati berusia lanjut, Supinah Rusmini, 91 tahun, mengaku bersyukur, bisa melaksanakan menunaikan Rukun Islam kelima. Bekerja sehari-hari sebagai tukang pijat bayi dan anak-anak, Supinah tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 10 yang telah berangkat ke tanah suci pada Minggu (4/5/2025) malam.
Supinah menjadi jemaah tertua di kloter 10, dan berangkat ke Mekkah didampingi anak keenamnya, M. Ghufron. “Insya Allah, kondisi ibu sehat. Kalau berbicara dengan ibu harus didekatkan ke telinga beliau karena pendengarannya sudah menurun. Kami waspasai ada riwayat darah tinggi pada," ujar Ghufron, dalam rilis resmi diterima RRI, Minggu (4/5/2025)
Ghufron mengaku ibunya mendaftar haji pada 2019 bersama dengan kakak perempuannya. Namun sang kakak meninggal karena Covid, sehingga dirinya diminta ibu untuk menemaninya menggantikan kakak.
Ghufron mengaku bersyukur ibunya dapat berangkat lebih awal dari perkiraan awal keberangkatan yakni sekitar tahun 2030. “Alhamdulillah saya dan ibu dapat berangkat berangkat lebih awal dengan prioritas lansia,” katanya.
Selama lebih dari 50 tahun, menjadi tukang pijat bayi, Supinah mengawali profesinya sebagai dukun bayi yang membantu proses kelahiran ibu-ibu di desanya. Supinah masih bisa memijat anak-anak hingga 5 (ima) orang per hari.
Dari hasil memijat, ibu Supinah menabung sedikit demi sedikit selama 20 tahun terakhir,dan akhirnya terkumpul sebesar 25 juta, dan dibantu anak-anaknya, untuk mendaftar haji.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....