Polda Jatim Gandeng DP3AK Dampingi Anak Korban Pelecehan
- 30 Jun 2026 10:24 WIB
- Surabaya
Poin Utama
- Pelecehan Seksual
- Pelecehan Seksual Anak
- Polda Jatim
RRI.CO.ID, Surabaya - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur terus mendalami kasus pelecehan seksual yang menimpa seorang anak di bawah umur. Dalam kasus ini korban dihamili sendiri oleh ayahnya berinisial ST, yang sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Direktur Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (DitresPPA) Polda Jatim, Kombes Pol Ganis Setyaningrum memgatakan, pihaknya turut melibatkan DP3AK Surabaya untuk melakukan pendampingan psikologi terhadap korban. Pendampingan ini diberikan untuk membantu proses pemulihan korban atas tindakam yang dialami.
"Untuk saat ini korban dalam perlindungan dan kami dalam melakukan kegiatan untuk penanganan terhadap korban, kami selalu berkolaborasi dengan dinas terkait diantaranya DP3AK dan kita identifikasi mulai dari awal kebutuhan korban, mulai dari kebutuhan kesehatan. Kemungkinan pemenuhan perlindungan korban dan juga berkaitan dengan pendampingan psikolog, itu juga dengan kepentingan hukum," katanya.
Selain pendampingan terhadap korban, kepolisian juga akan melakukan pemeriksaan tambahan yakni pemeriksaan psikolog terhadap tersangka untuk mengetahui latar belakang apa yang menyebabkan hal tersebut terjadi.
Sementara itu, Perwakilan DP3AK Surabaya Lingga Mahawan mengatakan, pihaknya tengah melakukan pendampingan psikologi untuk kembali memulihkan kondisi mental korban. Namun demikian, kondisi korban termasuk janinnya yang berusia empat bulan dalam keadaan sehat.
"Jadi memang karena memang ini adalah hubungan inses dan akan beresiko tinggi terhadap kecacatan janin. Jadi memang kami pastikan bahwa untuk saat ini kondisi bayi dalam kandungan dan kondisi anak dalam kondisi sehat," ujarnya.
Lingga melanjutkan, DP3AK akan berkomunikasi juga dengan Dinas Sosial Surabaya untuk proses penanganan selanjutnya. Apakah dirawat sendiri atau akan dibantu penanganan melalui panti sosial.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....