DPRD Jatim Dorong Inspektorat Perkuat Pencegahan Korupsi
- 25 Sep 2025 14:38 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Dedi Irwansyah, menegaskan pentingnya peran Inspektorat Provinsi sebagai garda terdepan dalam upaya pencegahan korupsi di lingkungan pemerintahan. Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan sosialisasi nilai integritas yang digelar untuk memperkuat sistem pengawasan internal.
Menurut Dedi, kegiatan semacam ini bukanlah yang pertama dilakukan. Dalam satu tahun terakhir, kegiatan serupa telah dilakukan sebanyak tiga kali dalam skema formatif untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman aparatur terhadap potensi penyalahgunaan wewenang.
“Kegiatan hari ini bukan yang pertama, tapi dalam satu tahun ini sudah kegiatan yang ketiga dalam skema formatif,” ujar Dedi, Kamis (25/9/2025). Ia menilai konsistensi kegiatan ini sangat penting sebagai bentuk penguatan budaya antikorupsi di lingkungan pemerintahan daerah.
Dedi menambahkan, banyak kasus penyalahgunaan wewenang yang terjadi bukan karena kesengajaan, melainkan akibat kurangnya pemahaman mengenai regulasi dan etika birokrasi. Oleh karena itu, sosialisasi dan edukasi harus dilakukan secara terus menerus.
“Kita mendorong betul Inspektorat menjadi garda terdepan dalam pencegahan korupsi. Karena kadang korupsi terjadi bukan karena niat, tapi karena ketidaktahuan,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi penggunaan indeks survei integritas yang disampaikan dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, data tersebut penting untuk menjadi acuan dalam pengawasan dan pengambilan kebijakan, baik secara administratif maupun secara politis.
“Indeks survei yang hari ini dimunculkan bisa kami lihat secara administratif, dan secara politis juga bisa kami evaluasi. Dengan begitu, program-program OPD bisa diaplikasikan secara transparan dan akuntabel,” pungkas Dedi.