SPP UPMS III Dukung Pemberantasan Korupsi di Pertamina

  • 06 Mar 2025 15:50 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran III (SPP UPMS III) di bawah naungan Federasi Serikatpekerja Pertamina Bersatu FSPPB menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya pemberantasan korupsi di Pertamina.

"Kami menghargai dan menghormati proses hukum yang sedang berjalan terkait kasus dugaan praktik korupsi dalam tata kelola pengadaan minyak mentah dan BBM." kata Ketua Umum Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran III SPP UPMS III M. Nasyirul Hikam, dalam keterangan tertulis yang diterima RRI, Kamis, (6/3/2025).

Pihaknya merasa prihatin dan sangat kecewa dengan situasi saat ini. Dugaan praktik korupsi yang dilakukan oleh pejabat Pertamina mencederai nilai integritas seluruh pekerja Pertamina dan berdampak pada turunnya kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan.

"Kami berharap proses hukum dapat berjalan secara terbuka, transparan, adil, dan akuntabel."ujarnya.

Selain itu, SPP UPMS III juga menyayangkan adanya informasi menyesatkan yang menimbulkan kegaduhan di masyarakat, terutama terkait isu bahwa BBM yang didistribusikan oleh Pertamina adalah minyak oplosan.

"Kami menegaskan bahwa Pertamina berkomitmen untuk menjalankan amanah negara sesuai dengan program dan regulasi yang berlaku." kata M. Nasyirul Hikam.

Ia menegaskan bahwa pemeriksaan kualitas produk dalam proses operasional selalu dilakukan dengan sebaik-baiknya, termasuk pemeriksaan berkala oleh Lembaga Pengujian Minyak dan Gas Bumi (LEMIGAS), yang diawasi oleh BPH Migas, SKK Migas, Direktorat Jenderal Migas, dan Kementerian ESDM.

"Dengan demikian, tuduhan terkait pengoplosan BBM tidaklah benar. Semua BBM yang sampai ke SPBU telah memenuhi standar spesifikasi masing-masing berdasarkan hasil uji laboratorium." tambahnya.

SPP UPMS III menginstruksikan kepada seluruh anggota dan pekerja di lingkungan Pertamina untuk tetap fokus pada operasional dan pemenuhan kebutuhan BBM, khususnya di wilayah Jawa Bagian Barat, mengingat tingginya permintaan gas LPG dan BBM selama masa Satgas Ramadan dan Idulfitri sebagai bentuk pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak terprovokasi atau mudah percaya terhadap isu yang belum terverifikasi. Saat ini, Pertamina sangat memerlukan dukungan dan kepercayaan penuh dari masyarakat agar kebutuhan energi dapat terpenuhi hingga ke seluruh pelosok negeri." ujar M. Nasyirul Hikam, mengakhiri.


Rekomendasi Berita