Gears of War- E-Day Manfaatkan SSD Xbox Series S sebagai Memori Tambahan
- 06 Okt 2026 15:03 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Gears of War: E-Day ternyata menggunakan pendekatan teknis yang cukup unik untuk memastikan game tetap berjalan mulus di Xbox Series S. The Coalition memanfaatkan SSD internal konsol tersebut sebagai semacam lapisan memori tambahan, sehingga game dapat menangani kebutuhan data yang besar meskipun Series S hanya memiliki 10 GB RAM. Dilansir dari VGC, informasi tersebut diungkapkan oleh Technical Director The Coalition, Kate Rayner, dalam wawancara dengan Digital Foundry.
Secara teknis, SSD tentu tidak benar-benar berubah menjadi RAM. The Coalition menggunakan SSD sebagai tempat penyimpanan sementara untuk data tertentu yang tidak sedang sering digunakan. Data yang lebih sering dibutuhkan tetap berada di RAM, sementara sebagian data dengan prioritas lebih rendah dapat dipindahkan ke SSD dan dikembalikan ke RAM ketika diperlukan. Dilansir dari TweakTown, teknik ini memanfaatkan Xbox Velocity Architecture dan mampu memberikan tambahan sekitar 1 GB memori yang dapat digunakan secara efektif.
Pendekatan tersebut menjadi penting karena Xbox Series S memiliki kapasitas RAM yang lebih kecil dibandingkan Xbox Series X. Series S menyediakan total 10 GB RAM, sementara Series X memiliki 16 GB. Karena Gears of War: E-Day menggunakan Unreal Engine 5 dan menghadirkan lingkungan yang sangat detail, The Coalition membutuhkan cara agar data dunia game tetap dapat dimuat tanpa harus memangkas kualitas visual secara drastis.
Namun, penggunaan SSD sebagai lapisan memori bukan berarti performanya setara dengan RAM. SSD jauh lebih lambat sehingga The Coalition harus memilih dengan sangat hati-hati data mana yang dapat dipindahkan. Dilansir dari VGC, tim pengembang menggunakan sistem yang menentukan data berdasarkan pola akses, sehingga informasi yang sering digunakan tetap berada di RAM. Cara tersebut membantu mencegah perpindahan data yang terlalu sering dan berpotensi menyebabkan penurunan performa.
Hasilnya cukup menarik. Dilansir dari TweakTown, The Coalition dapat memperoleh sekitar 1 GB memori tambahan yang efektif dengan menggunakan beberapa gigabyte ruang SSD sebagai buffer. Teknik ini membantu game mempertahankan target 60 frame per detik di Xbox Series S. Salah satu kompromi besar yang dilakukan adalah menghilangkan refleksi berbasis Lumen pada konsol tersebut, sementara elemen visual lainnya tetap dipertahankan pada tingkat yang relatif tinggi.
Yang menarik, teknologi ini bukan fitur baru yang tiba-tiba ditambahkan ke Xbox Series S. Menurut laporan tersebut, kemampuan memanfaatkan SSD sebagai bagian dari sistem streaming data sudah tersedia sejak generasi Xbox Series dimulai. The Coalition, yang sebelumnya turut membantu Microsoft mengembangkan teknologi Velocity Architecture, kini menunjukkan bagaimana sistem tersebut dapat dimanfaatkan secara lebih agresif untuk mengatasi keterbatasan memori.
Keberhasilan pendekatan ini bahkan mulai menarik perhatian tim pengembang game Xbox lainnya. Dilansir dari Pure Xbox, sejumlah tim dikabarkan tertarik mempelajari teknik yang digunakan The Coalition sebagai kemungkinan pendekatan untuk meningkatkan kemampuan Xbox Series S pada game-game berikutnya.
Bagi Gears of War: E-Day, eksperimen tersebut menunjukkan bahwa keterbatasan hardware tidak selalu harus diterjemahkan menjadi pemangkasan kualitas secara besar-besaran, selama pengembang mampu mengelola memori dan streaming aset dengan sangat efisien.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....