One Muse Buka Ruang Seni bagi Seniman dengan Kebutuhan Belajar Khusus

  • 24 Agt 2026 20:58 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - One Muse hadir sebagai galeri seni sekaligus platform social enterprise di One Global Resorts Green Square, Sydney. Galeri ini menjadi ruang bagi anak-anak, generasi muda, dan orang dewasa dengan kebutuhan belajar khusus untuk mengekspresikan potensi melalui seni.

One Muse merupakan bagian dari visi Sunito Foundation untuk memberikan ruang, dukungan, dan kesempatan yang nyata bagi individu dengan kebutuhan belajar khusus. Founder dan CEO One Global Resorts, Iwan Sunito, mengatakan One Muse terinspirasi dari perjalanan putrinya, Hannah Sunito, yang merupakan seorang seniman dengan kebutuhan belajar khusus.

"Visi utama Sunito Foundation sebenarnya sederhana: setiap orang berhak dilihat berdasarkan apa yang dapat mereka capai, bukan dari hal-hal yang menjadi tantangan bagi mereka," ujar Iwan Sunito.

Hannah yang kini menjabat sebagai CEO One Muse tumbuh melalui berbagai tantangan dengan dukungan keluarga dan kecintaannya terhadap seni. Karya Hannah telah dipamerkan di berbagai lokasi di Sydney, termasuk universitas, kegiatan amal, pameran kelompok, hingga pameran tunggal.

Pada 2021, Hannah meraih kemenangan dalam kategori lukisan minyak/akrilik pada Randwick Art Society Annual Exhibition. Menurut Iwan, perjalanan Hannah menjadi inspirasi untuk menghadirkan ruang yang dapat membuka kesempatan lebih luas bagi seniman dengan kebutuhan belajar khusus.

"One Muse memang berawal dari Hannah, tetapi kami tidak ingin One Muse hanya tentang Hannah," katanya.

Melalui galeri tersebut, karya seni tidak hanya dipamerkan, tetapi juga dapat dijual dan dikembangkan menjadi peluang profesional serta komersial bagi para seniman. One Muse juga membuka peluang kolaborasi kreatif, workshop, serta penyewaan karya seni untuk perkantoran, hotel, proyek properti, dan berbagai kegiatan.

Sunito Foundation menilai seni dapat menjadi sarana untuk membangun kepercayaan diri, identitas profesional, penghasilan, hingga rasa memiliki terhadap komunitas. "Tujuan kami agar banyak keluarga melihat bahwa kreativitas dan kontribusi anak-anak mereka memiliki nilai," ujar Sunito.

Ke depan, Sunito Foundation berencana mengembangkan One Muse Art Street, dengan membawa aktivitas seni dari ruang galeri menuju jalan dan ruang publik di sekitar One Global Resorts dan Green Square Library. Konsep tersebut akan menghadirkan pameran seni, live painting, musik, pertunjukan, workshop, serta kegiatan komunitas secara terbuka.

Iwan berharap One Muse dapat berkembang menjadi platform seni inklusif yang mempertemukan seniman, keluarga, sekolah, dunia usaha, warga, dan komunitas kreatif.

"Ini baru permulaan. Harapan kami adalah membangun sebuah platform jangka panjang, di mana talenta berkembang menjadi kepercayaan diri untuk membuka peluang, dan pada akhirnya mengantar kepada sebuah kemandirian," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....