Mengapa Kucing Suka Berada di Dekat Orang yang Sedang Ibadah? Begini Penjelasannya
- 26 Jul 2026 17:24 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Pernahkah ketika sedang salat, mengaji, berdoa, atau melakukan ibadah lainnya, lalu tiba-tiba kucing datang dan duduk di dekat kita? Tidak jarang, kucing bahkan ikut naik ke sajadah, berbaring di samping, atau berjalan melewati orang yang sedang beribadah.
Bagi pemilik kucing, kejadian seperti ini mungkin sudah menjadi pemandangan sehari-hari. Tingkahnya memang terlihat lucu, tetapi sebenarnya ada beberapa alasan yang mungkin menjelaskan mengapa kucing senang berada di dekat manusia ketika sedang beribadah.
Salah satu kemungkinan paling sederhana adalah karena kucing menyukai tempat yang tenang dan nyaman. Ketika seseorang sedang beribadah, biasanya tubuh berada dalam posisi yang relatif diam untuk beberapa waktu.
Situasi seperti ini dapat membuat kucing merasa lebih mudah mendekat tanpa harus menghadapi banyak gerakan atau interaksi langsung. Penelitian mengenai interaksi sosial kucing dan manusia yang diterbitkan dalam Frontiers in Veterinary Science pada 2021 menjelaskan bahwa hubungan kucing dengan pemiliknya dipengaruhi oleh berbagai bentuk interaksi sehari-hari, termasuk bagaimana manusia memberikan perhatian dan merespons perilaku kucing
Kucing juga dikenal sebagai hewan yang cukup peka terhadap rutinitas. Jika seseorang memiliki kebiasaan beribadah pada waktu tertentu, kucing lama-kelamaan dapat mengenali pola tersebut. Misalnya, ketika pemilik mulai mengambil sajadah atau mengenakan pakaian ibadah, kucing mungkin sudah mengetahui bahwa pemilik akan berada di satu tempat dalam beberapa waktu. Bagi kucing, momen tersebut bisa menjadi kesempatan untuk mendekat dan berada di sekitar orang yang sudah dikenalnya.
Ada pula kemungkinan kucing merasa aman ketika berada di dekat pemiliknya. Penelitian yang diterbitkan dalam Applied Animal Behaviour Science pada 2021 menemukan bahwa sebagian kucing menunjukkan apa yang disebut secure base effect, yaitu kondisi ketika kehadiran pemilik dapat membantu kucing merasa lebih nyaman dalam situasi tertentu. Dalam penelitian tersebut, kucing menunjukkan lebih sedikit perilaku stres ketika berada bersama pemiliknya.
Temuan ini dapat membantu menjelaskan mengapa sebagian kucing memilih tetap berada di dekat manusia yang sudah mereka percaya, termasuk ketika manusia sedang melakukan aktivitas yang tenang seperti beribadah. Hal menarik lainnya adalah kucing mungkin justru menyukai momen ketika pemilik tidak terlalu aktif menyentuh atau menggendongnya.
Saat beribadah, manusia biasanya fokus pada aktivitasnya sendiri dan tidak terus-menerus mencoba memegang atau mengajak kucing bermain. Bagi sebagian kucing, kondisi ini bisa menjadi bentuk interaksi yang nyaman. Mereka dapat duduk atau berbaring di dekat pemilik tanpa merasa harus terus merespons sentuhan manusia.
Penelitian mengenai hubungan kucing dan pemilik yang diterbitkan di jurnal Animals pada 2021 juga menunjukkan bahwa hubungan antara kucing dan manusia memiliki beragam bentuk, mulai dari kedekatan yang tinggi hingga hubungan yang lebih independen. Selain itu, sajadah, mukena, atau karpet ibadah yang lembut mungkin juga menjadi daya tarik tersendiri bagi kucing.
Kucing memang sering mencari permukaan yang nyaman untuk duduk atau berbaring. Jika benda tersebut berada di tempat yang tenang dan memiliki aroma yang familiar dari pemiliknya, kucing bisa semakin tertarik mendekat. Dalam hal ini, bukan berarti kucing memahami makna ibadah seperti manusia, melainkan mereka kemungkinan merespons lingkungan, aroma, tekstur, dan rutinitas yang sudah dikenalnya.
Penelitian terbaru yang dipublikasikan pada 2024 dalam Journal of Veterinary Behavior juga menemukan bahwa kucing dapat menunjukkan perilaku mencari kedekatan dan mempertahankan kontak dengan manusia dalam situasi tertentu. Penelitian tersebut menggunakan Secure Base Test dan menemukan adanya perilaku afiliatif ketika kucing berada bersama manusia.
Temuan ini semakin memperkuat pandangan bahwa sebagian kucing memang dapat membangun hubungan sosial yang cukup dekat dengan manusia dan memilih berada di dekat orang yang mereka kenal ketika merasa nyaman. Lalu, apakah kucing sengaja mendekati orang yang sedang beribadah karena memahami bahwa manusia tersebut sedang melakukan ibadah? Belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa kucing memahami konsep ibadah seperti manusia.
Jadi, lebih tepat jika perilaku tersebut dijelaskan melalui faktor seperti rutinitas, rasa aman, kedekatan dengan pemilik, suasana yang tenang, serta ketertarikan terhadap tempat yang nyaman. Namun, bagi pemiliknya, kehadiran kucing di tengah aktivitas ibadah tentu bisa menjadi momen yang menggemaskan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....