KYY Cycling Community Perkuat Solidaritas lewat Gowes

  • 12 Jun 2026 15:04 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID,Surabaya - Program Ngobras Pro1 RRI Surabaya menghadirkan komunitas sepeda Koyok Yok Yok o (KYY) Cycling Community dalam diskusi interaktif bertema “Diskusi Komunitas Bersepeda KYY Cycling Community” pada Kamis 11 Juni 2026. Acara yang berlangsung di Studio Pro1 RRI Surabaya ini dipandu oleh Joe Adi Yuanda dan mendapat respons antusias dari pendengar yang berpartisipasi melalui sambungan telepon.

Pada awal diskusi, anggota komunitas yang akrab disapa Om Itok menjelaskan perkembangan tren bersepeda yang kembali diminati masyarakat. Menurutnya, pandemi COVID-19 menjadi salah satu momentum yang mendorong masyarakat memilih sepeda sebagai sarana olahraga sekaligus alternatif transportasi sehari-hari.

“Bersepeda sempat booming pada era sepeda fixie di tahun 2010-an. Saat pandemi, tren ini kembali meningkat karena masyarakat mencari aktivitas yang sehat dan aman. Kami berharap ke depan minat bersepeda semakin besar,” ujar Om Itok dalam siaran tersebut.

Sesi interaktif berlangsung menarik ketika Ibu Selvi, pendengar dari Sidoarjo, menceritakan pengalamannya bersepeda jarak jauh dari Lingkar Timur Sidoarjo hingga Babatan, Surabaya. Menanggapi hal itu, Om Tommy menjelaskan bahwa rute gowes KYY Cycling Community umumnya berada di kawasan Surabaya, namun tidak jarang anggota menempuh perjalanan hingga 50 kilometer pulang-pergi.

Sementara itu, Om Yudis menambahkan bahwa bersepeda tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan fisik. “Gowes itu bukan sekadar olahraga. Kita bisa bertemu teman baru, menikmati kuliner, dan menemukan banyak spot menarik yang mungkin belum pernah kita kunjungi sebelumnya,” katanya.

Pertanyaan lain datang dari Pak Luki yang ingin mengetahui berbagai jenis sepeda yang digunakan komunitas. Om Itok menjelaskan bahwa komunitas terbuka untuk berbagai jenis sepeda, mulai dari MTB, road bike, hingga sepeda lipat. Ia juga mengungkapkan bahwa KYY Cycling Community berdiri pada tahun 2021 dari kumpulan teman kuliah yang memiliki hobi bersepeda dan ingin membangun wadah kebersamaan.

Pendengar berikutnya, Pak Jun dari Jakarta, menanyakan cara bergabung dengan komunitas tersebut. Om Tommy menjelaskan bahwa masyarakat dapat memantau akun Instagram @KYY.CC untuk mengetahui jadwal gowes.

“Tidak ada syarat harus punya sepeda tertentu. Semua jenis sepeda bisa ikut bergabung. Yang penting semangat kebersamaan dan suka bersepeda,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, para narasumber juga menjelaskan bahwa KYY Cycling Community saat ini memiliki sekitar 30 anggota aktif dalam grup WhatsApp dengan rentang usia yang cukup beragam, mulai pelajar SMP hingga anggota berusia di atas 50 tahun. Komunitas ini tidak menerapkan iuran maupun kepengurusan formal.

Selain rutin menggelar gowes dalam kota, mereka juga memiliki agenda tahunan Bike Vacation ke sejumlah daerah seperti Yogyakarta, Solo, dan Bali serta aktif berkolaborasi dengan komunitas sepeda lainnya.

Menutup diskusi, para anggota komunitas menegaskan pentingnya keselamatan selama bersepeda. Penggunaan helm selalu dianjurkan dalam setiap kegiatan, sementara untuk acara berskala besar komunitas menyiapkan relawan internal guna membantu pengaturan peserta.

“Kami ingin komunitas ini tetap solid, terus bergenerasi, dan mengajak lebih banyak masyarakat merasakan manfaat bersepeda bagi kesehatan maupun lingkungan,” pungkas Om Itok.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....