Sejarah Upin & Ipin, Kartun Kampung yang Mendunia

  • 05 Jun 2026 14:18 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Di tengah dominasi kartun luar negeri, serial animasi Upin & Ipin berhasil mencuri perhatian jutaan penonton di Asia Tenggara. Kartun yang mengangkat kehidupan sederhana masyarakat kampung ini tidak hanya menjadi hiburan bagi anak-anak, tetapi juga sarana mengenalkan nilai budaya, persahabatan, dan kekeluargaan.

Berdasarkan informasi dari situs resmi perusahaan animasi Les' Copaque Production, Upin & Ipin lahir dari gagasan pendiri perusahaan, yaitu Burhanuddin Md Radzi dan Ainon Ariff. Ketika mendirikan Les' Copaque pada tahun 2005, mereka ingin menciptakan cerita sederhana yang dapat dinikmati oleh semua kalangan tanpa memandang usia maupun latar belakang.

Setelah melalui berbagai diskusi, tim kreatif akhirnya sepakat mengembangkan kisah petualangan dengan latar kehidupan kampung khas Malaysia. Dari ide tersebut lahirlah proyek film animasi Geng: Pengembaraan Bermula.

Bersamaan dengan peluncuran proyek film tersebut pada September 2007, diperkenalkan pula serial animasi pendek Upin & Ipin yang awalnya berfungsi sebagai cerita pendukung bagi film tersebut. Tokoh utama Upin dan Ipin digambarkan sebagai dua anak kembar yang hidup bersama kakak dan nenek mereka di sebuah kampung.

Kesederhanaan karakter dan cerita yang dekat dengan kehidupan sehari-hari membuat serial ini mudah diterima masyarakat. Kehidupan bertetangga, permainan tradisional, hingga perayaan budaya menjadi tema yang kerap diangkat dalam setiap episodenya.

Kesuksesan Upin & Ipin ternyata melampaui ekspektasi pembuatnya. Serial yang semula hanya menjadi pendukung film berkembang menjadi tayangan mandiri dengan ratusan episode dan disiarkan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Popularitasnya terus meningkat karena menghadirkan cerita yang ringan, edukatif, dan sarat pesan moral. Hingga kini, Upin & Ipin telah menjadi salah satu ikon animasi Asia Tenggara.

Berawal dari mimpi sederhana untuk menghadirkan cerita kampung yang dekat dengan masyarakat, kartun ini berhasil membuktikan bahwa karya lokal dapat diterima luas dan menjadi bagian dari masa kecil jutaan anak di berbagai negara.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....