Rumah Anak Prestasi Surabaya: Kelas Public Speaking Gelar Lomba MC
- 04 Jun 2026 08:36 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Rumah Anak Prestasi (RAP) Dukuh Menanggal Surabaya sukses menggelar kompetisi Master of Ceremony (MC) bagi para peserta didik kelas public speaking pada Rabu, 3 Juni 2026. Mengusung semangat kesetaraan, ajang ini diikuti oleh seluruh anak didik binaan RAP Dukuh Menanggal yang antusias menunjukkan bakat cuap-cuap mereka di atas panggung.
Tujuan utama dari kompetisi ini adalah memberikan pengalaman langsung dan jam terbang bagi anak-anak disabilitas agar siap bersaing di kancah kompetisi umum. Lewat mentor dan ruang berkembang yang tepat, RAP berkomitmen menghapus batasan bagi anak-anak penyandang disabilitas untuk terus mengukir prestasi, khususnya di bidang public speaking.
“Lomba MC ini luar biasa. Karena anak terpacu untuk menampilkan yang terbaik mulai dari kostum penampilan, ingatan, intonasi, gestur, ekspresi, bagaimana berinteraksi langsung dengan penonton atau para undangan. Dan pada akhirnya percaya diri anak akan tumbuh dengan sendirinya.” Ujar Siska orang tua Abidah peserta didik.
Untuk melatih mental para peserta, lomba ini dikonsep menyerupai kompetisi profesional pada umumnya. Sistem penilaian dan atmosfer panggung sengaja dirancang sedemikian rupa agar para peserta terbiasa dengan iklim perlombaan di luar lingkungan binaan. Bertindak sebagai juri pada hari itu adalah Coach Public Speaking Chandra.
Dari ketatnya persaingan, ditetapkan 1 Juara Utama yang berhak memboyong trofi penghargaan, serta 5 Peserta Terbaik yang masing-masing mendapatkan hadiah dan sertifikat.
Daya tarik dan decak kagum penonton memuncak saat Abidah, seorang anak penyandang disabilitas rungu (tuli), diumumkan sebagai peraih predikat Juara Utama dalam kompetisi ini.
Abidah berhasil mencuri perhatian dewan juri melalui penampilan yang tampil maksimal dan didukung berbagai kemampuan unggulan.
Ia tampil memukau dengan balutan kostum dan riasan (make up) yang menarik serta mampu merepresentasikan karakter yang dibawakan. Di atas panggung, Abidah juga menunjukkan kemampuan komunikasi non-verbal yang kuat melalui ekspresi wajah yang hidup dan bahasa tubuh (gesture) yang meyakinkan.
Tak hanya itu, kemampuan public speaking yang dimilikinya turut menjadi nilai tambah. Melalui materi MC yang tersusun runtut, ia mampu tampil percaya diri, komunikatif, dan berkarakter sehingga berhasil meninggalkan kesan positif di hadapan dewan juri.
“Menurut saya lomba seperti ini meskipun skala kecil tapi bagi saya sangat besar untuk masa depan anak istimewa. Harapan saya semoga tetap diadakan evaluasi melalui lomba seperti itu agar anak semakin terpacu untuk berlatih lebih baik lagi, apalagi ada hadiah yang semakin membuat anak lebih bersemangat. Terima kasih kepada Coach kak Chandra yang sudah telaten dan sabar melatih anak-anak istimewa hingga bisa berdiri dan berbicara didepan banyak orang. Karena semua itu tidak mudah juga untuk anak-anak.” Imbuh Siska.
Keberhasilan Abidah memboyong trofi utama, hadiah, serta sertifikat ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan fisik bukan penghalang untuk menguasai panggung public speaking. Acara ini diharapkan menjadi pemantik bagi anak-anak disabilitas lainnya di Surabaya untuk terus berani melebarkan sayap dan menembus batas prestasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....