Amigurumi, Seni Rajut Ala Jepang yang Lucu & Unik

  • 20 Mei 2026 15:20 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Amigurumi adalah seni merajut ala Jepang yang menghasilkan sebuah karya dalam bentuk boneka yang lucu dan unik. Amigurumi merupakan seni merajut atau merenda boneka kecil berbahan benang yang berasal dari Jepang. Istilah “amigurumi” berasal dari kata Jepang ami yang berarti rajutan atau kaitan, dan nuigurumi yang berarti boneka isi.

Seni ini identik dengan boneka lucu berbentuk hewan, karakter kartun, makanan, hingga tokoh imajinatif. Secara sederhana, amigurumi bisa diartikan sebagai seni membuat boneka atau benda-benda kecil dari benang rajut.

Dalam beberapa tahun terakhir, amigurumi semakin populer di berbagai negara, termasuk Indonesia. Banyak pelaku usaha kreatif memanfaatkan tren ini untuk membuat produk handmade bernilai jual tinggi.

Mengutip dari laman bahankain.com, Sebenarnya seni rajut amigurumi sudah ada sejak zaman Edo (1603-1867) di Jepang. Tapi baru dikenal dan mulai populer di Jepang pada tahun 1980-an setelah terbitnya buku serta majalah yang membahas seni rajut ini. Amigurumi terus berevolusi seiring munculnya samurai-samurai yang ahli menciptakan pakaian dan dekorasi untuk katana serta baju musim dingin.

Meski sudah sudah berkembang selama beberapa dekade, namun kerajinan ini mulai mendunia pada awal 2000-an, khususnya negara-negara barat pada tahun 2003. Awalnya, amigurumi dibuat sebagai hobi rumahan. Kini, seni ini berkembang menjadi bagian dari industri kreatif global. Bahkan, banyak komunitas rajut di media sosial yang rutin berbagi pola, tutorial, dan hasil karya mereka.

Di Indonesia, amigurumi mulai dikenal luas melalui media sosial dan marketplace. Produk-produk amigurumi sering dijadikan hadiah ulang tahun, dekorasi kamar, souvenir pernikahan, hingga koleksi pribadi. Banyak pengrajin lokal memanfaatkan peluang ini dengan menciptakan karakter khas Indonesia, seperti boneka hewan endemik, tokoh wayang, hingga makanan tradisional dalam bentuk rajutan lucu.

Proses pembuatannya pun cukup mudah, hanya saja dibutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Seperti proses rajut pada umumnya, bahan utama dalam pembuatan seni amigurumi adalah benang. Biasanya menggunakan benang katun, wol, atau akrilik. Dalam hal ini, benang katun paling direkomendasikan karena karakteristiknya yang lebih lembut dan fleksibel dibandingkan benang akrilik atau jenis lain.

Selain bernilai ekonomi, amigurumi juga dianggap memiliki manfaat psikologis. Aktivitas merajut dipercaya dapat membantu mengurangi stres, meningkatkan fokus, dan melatih kreativitas.

Harga amigurumi handmade bervariasi, mulai dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah tergantung ukuran dan tingkat kerumitannya. Karena dibuat secara manual, setiap produk memiliki nilai unik yang sulit ditemukan pada barang produksi massal. Tren handmade dan custom gift yang terus meningkat membuat bisnis amigurumi memiliki prospek cerah, terutama di kalangan anak muda dan pelaku UMKM kreatif.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Amigurumi bukan sekadar boneka rajut biasa. Seni ini merupakan perpaduan kreativitas, ketelitian, dan budaya yang berhasil berkembang menjadi tren global. Dengan semakin banyaknya komunitas dan peminat di Indonesia, amigurumi diprediksi akan terus berkembang sebagai bagian dari industri kreatif dan gaya hidup modern.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....