Goresan Naga 'Magis' Karya Rizky, Pelukis Disabilitas

  • 11 Mei 2026 10:27 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya – Keterbatasan fisik bukanlah penghalang bagi kreativitas yang meluap. Kalimat inilah yang pantas menggambarkan sosok Rizky Preyambodo, salah satu anak didik berbakat dari komunitas Rumah Anak Prestasi (RAP) Surabaya. Melalui sebuah kanvas, Rizky membuktikan bahwa imajinasi tidak memiliki batas.

Sebuah karya lukisan naga hasil goresan tangan Rizky yang dipajang di Lobi RRI Surabaya mencuri perhatian pegawai dan tamu yang datang. Lukisan tersebut menampilkan sosok naga timur yang gagah dengan tubuh meliuk dinamis, didominasi warna cokelat keemasan dan aksen kuning menyala pada bagian siripnya.

Mengambil latar belakang warna gelap yang dramatis, naga karya Rizky tampak seolah sedang mengejar sebuah bola api atau mutiara—simbol klasik dalam mitologi Asia yang melambangkan kebijaksanaan dan energi. Detail sisik yang dikerjakan dengan penuh ketekunan menunjukkan tingkat konsentrasi dan dedikasi yang luar biasa dari pelukis muda ini.

Penggunaan warna-warna kontras memberikan kesan "hidup" dan penuh tenaga pada lukisannya. Rizky merupakan bagian dari keluarga besar Rumah Anak Prestasi (RAP), sebuah inisiatif dari Pemerintah Kota Surabaya yang dikelola oleh Dinas Sosial untuk memfasilitasi anak-anak istimewa (disabilitas) dalam mengembangkan minat dan bakat mereka.

Di RAP, anak-anak seperti Rizky mendapatkan bimbingan intensif tidak hanya di bidang seni lukis, namun juga musik, public speaking, hingga keterampilan praktis lainnya. "Karya-karya seperti milik Rizky adalah bukti bahwa jika diberikan kesempatan dan wadah yang tepat, anak-anak disabilitas mampu menghasilkan sesuatu yang bernilai tinggi dan membanggakan," ujar Sumarti, mama Rizky

Lukisan ini bukan sekadar gambar naga di atas kain, melainkan pesan tentang resiliensi dan keberanian. Rizky mengajarkan kita bahwa seni adalah bahasa universal yang bisa digunakan oleh siapa saja untuk berkomunikasi dengan dunia, terlepas dari apa pun kondisi fisiknya.

Kini, karya-karya dari anak didik RAP Surabaya mulai dilirik oleh para kolektor dan pecinta seni yang mengapresiasi keaslian dan kejujuran dalam setiap goresannya. Harapannya, dukungan terhadap pelukis disabilitas seperti Rizky terus mengalir agar mereka dapat terus berkarya dan mandiri melalui talenta yang dimiliki.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....