Miben Voice Dari Supit Urang menuju Panggung Nasional
- 02 Mei 2026 10:17 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Sabtu pagi di Studio Pro 4 RRI Surabaya terasa berbeda pada (02/05/2026). Kehadiran komunitas Miben Voice, sebuah kelompok talenta muda asal Supit Urang, Malang, berhasil memukau pendengar dalam program Obrolan Komunitas.
Hadir sebagai narasumber, tiga perwakilan Miben Voice Alden (11), Sheryl (13), dan Nadine (14), berbagi kisah inspiratif tentang bagaimana mereka membawa nama daerahnya harum melalui jalur musik dan kreativitas lingkungan.
Meski berasal dari wilayah Supit Urang yang dimana daerah tersebut merupakan daerah Tempat Pembuangan Sampah (TPA) Kota Malang, jauh dari hiruk-pikuk pusat industri musik besar, Miben Voice membuktikan bahwa kualitas suara tidak mengenal batas geografis. Kelompok ini telah mengukir prestasi gemilang dengan menjuarai berbagai kompetisi menyanyi di tingkat nasional.
Mereka berprestasi di kompetisi Nusantara Bernyanyi meraih juara 1. Kompetisi di Solo, Nyalanesia juara 2. Di Bali Festival Aransemen Lagu Daerah juara harapan 3. Menjadi kehormatan bagi Miben Voice juga telah mendapatkan kesempatan bersama undangan UNESCO pada Event Amboina Internasional Music Fest secara tahunan.
"Kami ingin menunjukkan bahwa anak-anak dari daerah pun bisa bersaing dan memberikan yang terbaik bagi dunia musik Indonesia," ujar Alden.
Keaktifan mereka dalam berkompetisi telah membawa Miben Voice melanglang buana. Tidak hanya di Jawa Timur, mereka tercatat pernah tampil memukau di panggung-panggung besar di berbagai kota, mulai dari Solo hingga ke timur Indonesia di Ambon.
Yang membuat Miben Voice unik dan berbeda dari kelompok vokal lainnya adalah komitmen mereka terhadap isu lingkungan. Di tangan kreatif mereka, limbah tidak lagi dipandang sebelah mata. Miben Voice dikenal karena kepiawaian mereka merakit alat musik dari barang bekas.
Tak berhenti di situ, kreativitas mereka merambah ke dunia seni pertunjukan tradisional. Mereka berhasil menciptakan wayang dari sampah plastik, sebuah inovasi yang menggabungkan pelestarian budaya dengan misi penyelamatan bumi.
"Kami ingin pesan lingkungan ini sampai lewat musik. Saat kami memegang alat musik dari barang bekas atau memainkan wayang plastik, kami sedang bercerita tentang masa depan lingkungan kita," tambah Sheryl dan Nadine.
Agenda Miben Voice ditahun ini jika tidak ada halangan melintang akan hadir di event Bandung Art Festival, dan go international dengan lagu karyanya serta lagu dolanan anak pastinya dalam undangan kehormatan pada event Pasar Senggol di Turki serta Festival di Malaysia. “Harapannya dengan pencapaiapan dan pengalaman anak-anak Miben Voice membawakan lagu dolanan anak tersebut dapat terus dapat dilestarikan dan karya Miben bisa dinikmati dipasar mancanegara.” Kata Ivana (mama Alden).
Melalui program ini, Pro 4 RRI Surabaya terus berkomitmen memberikan ruang bagi komunitas-komunitas inspiratif seperti Miben Voice. Kisah Alden, Sheryl, Nadine dan semua personil Miben Voice menjadi pengingat bahwa keterbatasan fasilitas bukanlah penghalang untuk berprestasi, asalkan dibarengi dengan kreativitas dan semangat yang kuat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....