Bisnis Burung Kicau, Murai Kian Langka

  • 27 Apr 2026 17:27 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Tren bisnis burung berkicau terus meningkat seiring tingginya minat masyarakat dan maraknya kontes. Namun di balik peluang ekonomi tersebut, salah satu jenis favorit, murai batu, justru kian langka akibat tingginya perburuan dari alam.

Pegiat kicau mania, Jeri Setiawan Budiarto, menyebut pasar burung berkicau masih sangat terbuka karena didorong kebutuhan hobi sekaligus perlombaan. “Pasarnya memang ada. Banyak yang memelihara, tapi juga banyak yang menyiapkan burung untuk kontes, sehingga peluang bisnisnya cukup besar,” ujarnya saat diwawancarai RRI Surabaya, Sabtu 25 April 2026.

Jenis burung yang banyak diminati di kalangan pecinta kicau antara lain kacer, cendet, pleci, cucak ijo, hingga murai batu. Burung-burung tersebut dikenal memiliki karakter suara khas dan rutin dilombakan.

Di antara jenis tersebut, murai batu menjadi primadona karena kualitas kicauan dan performanya di arena lomba. Namun tingginya permintaan berdampak pada menurunnya populasi di alam, terutama akibat perburuan liar.

Jeri mengingatkan, pengambilan burung dari habitat asli, khususnya indukan, dapat mempercepat kelangkaan dan mengganggu keseimbangan ekosistem.

“Kalau indukannya terus diambil dari alam, lama-lama bisa habis. Karena itu, sebaiknya tidak berburu sembarangan dan mulai beralih ke penangkaran,” katanya.

Menurutnya, penangkaran menjadi solusi untuk menjaga keberlanjutan populasi sekaligus memenuhi kebutuhan pasar. Selain itu, perawatan burung juga penting diperhatikan, mulai dari pakan, kebersihan kandang, hingga latihan rutin agar burung tetap sehat dan berkicau optimal.

Dengan pengelolaan yang bijak, burung berkicau tidak hanya menjadi hobi dan peluang usaha, tetapi juga tetap menjaga kelestarian satwa di alam.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....