Ngobras Kupas Tren Fotografi Makro Bersama Komunitas SUSI
- 26 Apr 2026 20:28 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID,Surabaya - Program Ngobras Pro1 RRI Surabaya kembali menghadirkan topik menarik dengan mengangkat dunia fotografi makro yang tengah naik daun di kalangan pecinta seni visual. Dialog interaktif yang disiarkan pada Minggu, 26 April 2026 ini dipandu oleh Joe Adi Yuanda dan berlangsung hangat dengan menghadirkan komunitas SUSI Makro Fotografi sebagai narasumber.
Dalam perbincangan tersebut, Ketua Komunitas SUSI Makro Fotografi, Erie, hadir bersama dua anggotanya, Nikmah dan Sukir. Kehadiran mereka memberikan wawasan mendalam mengenai teknik, perkembangan, hingga peluang dari fotografi makro yang kini semakin diminati berbagai kalangan.
Acara ini berlangsung di dalam studio, dan juga melibatkan partisipasi aktif pendengar melalui sambungan telepon. Interaksi ini membuat diskusi semakin hidup, terutama saat membahas pengalaman unik dalam memotret objek-objek kecil yang sering luput dari perhatian mata.
Erie membuka sesi dialog dengan menjelaskan asal-usul nama komunitas yang cukup unik. “Nama SUSI itu bukan nama orang, lho. Itu singkatan dari Surabaya dan Sidoarjo. Jadi kami ini adalah wadah bagi para pecinta foto makro dari kedua daerah tersebut,” ungkapnya.
Sementara itu, Sukir mengulas sejarah berdirinya komunitas tersebut yang telah berkembang pesat hingga saat ini. “Sebenarnya komunitas ini sudah digagas sejak Desember 2014 oleh founder kami Lugitopuro,” ujarnya. Ia juga menjelaskan bahwa fotografi makro berfokus pada pengambilan gambar objek kecil seperti serangga, tumbuhan, hingga benda mati dengan detail tinggi.
Perkembangan komunitas ini pun semakin meluas hingga ke tingkat nasional. Nikmah menyoroti tingginya minat masyarakat terhadap fotografi makro saat ini. “Sekarang sudah banyak sekali kontes atau perlombaan fotografi makro, baik skala lokal maupun nasional. Selain lomba, kami juga rutin mengadakan hunting bareng, seperti yang baru saja kami lakukan tanggal 25 April kemarin,” jelasnya.
Untuk meningkatkan kualitas anggota, komunitas SUSI Makro Fotografi juga rutin mengadakan pelatihan dengan menghadirkan fotografer profesional. Erie menekankan bahwa memotret objek kecil membutuhkan ketelatenan dan peralatan yang mendukung. “Sekarang sebenarnya kamera HP sudah banyak yang punya lensa makro bagus. Tapi tentu saja penggunaan kamera profesional seperti DSLR akan sangat menunjang kualitas hasil foto,” tambahnya.
Menariknya, hobi fotografi makro juga berpotensi menjadi sumber penghasilan. Erie mengungkapkan bahwa karya foto dapat dipasarkan melalui berbagai platform digital. “Berawal dari hobi sederhana ini, hasil karya kita bisa mendatangkan pundi-pundi rupiah dengan cara menjualnya di berbagai platform digital yang sudah banyak tersedia saat ini,” tuturnya penuh semangat.
Di akhir dialog, Erie mengajak masyarakat untuk bergabung dengan komunitas tanpa dipungut biaya. “Syaratnya gratis, tapi harus mau mengikuti minimal dua kali kegiatan hunting bareng. Info selengkapnya bisa dilihat di Instagram kami @susi_makrofotografi,” pungkasnya, menutup sesi Ngobras yang inspiratif dan edukatif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....