Cucak Rowo, Hobi Memelihara Burung Kicau Bernilai Prestise dan Ekonomi

  • 13 Apr 2026 09:37 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya Di tengah maraknya hobi memelihara burung kicau di Indonesia, Cucak Rowo menjadi salah satu primadona yang memiliki daya tarik tersendiri. Tidak hanya dikenal karena suara kicauannya yang merdu dan bervariasi, burung ini juga memiliki nilai ekonomi tinggi, bahkan kerap disebut sebagai simbol prestise di kalangan penghobi.

Cucak rowo memiliki ciri khas pada suaranya yang lantang, berirama, dan mampu menirukan berbagai jenis suara. Dengan postur tubuh yang gagah serta bulu berwarna cokelat keemasan, burung ini kerap menjadi incaran para kolektor maupun peserta lomba burung kicau. Tak heran, harga seekor cucak rowo bisa mencapai jutaan hingga puluhan juta rupiah, tergantung kualitas dan performanya.

Menurut dimas, seorang penjual burung di Pasar Burung Bratang Surabaya, cucak rowo termasuk burung yang memiliki pasar khusus dan cenderung stabil. “Kalau cucak rowo ini pembelinya memang sudah tahu kualitas. Biasanya mereka cari yang sudah jadi, yang suaranya sudah gacor dan mentalnya bagus,” jelasnya saat ditemui Minggu Pagi, 12 April 2026.

Dimas menuturkan, minat terhadap cucak rowo tidak pernah benar-benar surut, meskipun harganya relatif tinggi dibandingkan burung kicau lainnya. Hal ini karena burung tersebut sering dilombakan dan memiliki peluang besar untuk menghasilkan keuntungan. “Banyak penghobi yang akhirnya serius, ikut lomba. Kalau menang, nilai burungnya bisa naik berkali-kali lipat,” tambahnya.

Namun, di balik potensi tersebut, memelihara cucak rowo membutuhkan perhatian ekstra. Burung ini dikenal cukup sensitif terhadap perubahan lingkungan dan perawatan. Pakan yang diberikan harus berkualitas, biasanya berupa voer premium yang dikombinasikan dengan pakan tambahan seperti jangkrik, kroto, dan buah-buahan segar seperti pisang atau pepaya.

Selain itu, perawatan harian seperti memandikan, menjemur, serta menjaga kebersihan kandang menjadi hal yang tidak boleh diabaikan. “Cucak rowo ini agak manja. Kalau perawatannya kurang, bisa drop suaranya. Jadi memang butuh ketelatenan,” ujar dimas.

Bagi sebagian orang, memelihara cucak rowo bukan hanya sekadar hobi, tetapi juga bentuk kecintaan terhadap seni suara burung. Suara kicauannya yang khas sering dianggap mampu memberikan ketenangan dan menjadi hiburan alami di rumah. Bahkan, tidak sedikit penghobi yang menjadikan aktivitas ini sebagai bagian dari gaya hidup.

Meski demikian, dimas juga mengingatkan agar para pemula lebih berhati-hati sebelum memutuskan memelihara cucak rowo. Ia menyarankan untuk mempelajari karakter burung terlebih dahulu serta membeli dari penjual yang terpercaya. “Jangan tergiur harga murah. Pastikan burung sehat, aktif, dan tidak ada cacat. Kalau perlu, ajak teman yang sudah berpengalaman,” ujarnya.

Seiring berkembangnya komunitas pecinta burung di berbagai daerah, cucak rowo tetap menjadi salah satu jenis burung yang memiliki tempat istimewa. Keindahan suara, nilai ekonomi, serta tantangan dalam perawatannya menjadikan hobi ini tidak hanya menarik, tetapi juga penuh kepuasan tersendiri.

Dengan komitmen dan perawatan yang tepat, memelihara cucak rowo bisa menjadi aktivitas yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga berpotensi mendatangkan keuntungan. Sebuah hobi yang memadukan kesenangan, seni, dan peluang usaha dalam satu kesatuan.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....