Kapibara, Hewan Eksotis yang Dianggap Hama di Negara Asalnya
- 10 Apr 2026 09:35 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Kapibara dikenal sebagai hewan pengerat terbesar yang memiliki sifat ramah dan sangat populer di media sosial. Namun keberadaan hewan ini justru dianggap sebagai hama pengganggu di beberapa wilayah negara asalnya saat ini.
Dilansir dari laman berita BBC, ledakan populasi kapibara di Argentina telah memicu konflik dengan warga pemukiman elit. Hewan-hewan tersebut seringkali merusak tanaman hias serta mengganggu aktivitas olahraga di area lapangan golf lokal.
Kemampuan berkembang biak yang sangat cepat menjadi penyebab utama sulitnya mengendalikan populasi hewan mamalia tersebut. Satu ekor betina mampu melahirkan hingga delapan anak dalam satu masa kehamilan yang terjadi dua kali setahun.
Dilansir dari National Geographic, hilangnya predator alami seperti jaguar membuat jumlah kapibara di alam liar melonjak tajam. Kondisi ini menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem lokal karena konsumsi vegetasi yang berlebihan oleh kelompok kapibara tersebut.
Pemerintah setempat kini mulai mencari cara efektif untuk merelokasi hewan-hewan ini tanpa harus merusak kelestarian spesiesnya. Para petani di wilayah Brasil juga mengeluhkan kerusakan lahan pertanian akibat invasi kelompok kapibara yang mencari makan.
Selain merusak tanaman pangan, kehadiran mereka juga dikhawatirkan membawa risiko penyebaran kutu pembawa penyakit bagi manusia. Meskipun dianggap hama di Amerika Selatan, kapibara tetap menjadi hewan favorit bagi pecinta satwa di mancanegara.
Perbedaan persepsi ini seringkali memicu perdebatan mengenai metode penanganan populasi yang paling etis untuk diterapkan di lapangan. Edukasi mengenai pengelolaan satwa liar sangat diperlukan agar konflik antara manusia dan kapibara dapat diminimalisir.
Keseimbangan antara perlindungan spesies dan keamanan lingkungan hidup masyarakat harus menjadi prioritas utama bagi pemerintah setempat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....