Mudik atau Pet Hotel? Berikut Pertimbangan Ilmiah Bagi Pemilik Kucing
- 27 Mar 2026 15:50 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Musim mudik sering kali menjadi momen yang membahagiakan, tetapi bagi pemilik kucing, situasi ini menghadirkan dilema tersendiri: apakah lebih baik membawa kucing ikut perjalanan jauh atau menitipkannya di pet hotel. Pilihan ini tidak hanya soal kenyamanan pemilik, tetapi juga menyangkut kesejahteraan hewan peliharaan yang dikenal sensitif terhadap perubahan.
Sejumlah penelitian internasional sejak 2017 menegaskan bahwa kucing adalah hewan yang sangat terikat pada lingkungan. Dalam forum ilmiah World Small Animal Veterinary Association (2017) yang diterbitkan dari situs www.vin.com, disebutkan bahwa perjalanan dari rumah saja—seperti ke dokter hewan—sudah dapat memicu stres karena kucing jarang memiliki pengalaman positif dengan bepergian. Bahkan, pengalaman negatif berulang dapat membuat kucing menganggap pet carrier dan perjalanan sebagai sesuatu yang menakutkan.
Hal ini menjadi alasan mengapa sebagian ahli lebih menyarankan penitipan di pet hotel, selama fasilitasnya memenuhi standar kesejahteraan hewan. Lingkungan yang tenang, adanya tempat bersembunyi, serta minim interaksi paksa terbukti membantu menurunkan stres kucing. Pendekatan ini juga sejalan dengan prinsip “feline-friendly environment” yang direkomendasikan dalam praktik kedokteran hewan modern.
Namun, menitipkan kucing juga bukan tanpa konsekuensi. Kucing yang memiliki keterikatan kuat dengan pemiliknya bisa mengalami stres karena perpisahan. Penelitian oleh Fakultas Psikologi Universitas Islam Bandung pada 2023 tentang pet attachment menunjukkan bahwa hubungan emosional antara manusia dan kucing cukup signifikan, bahkan dapat memengaruhi kondisi psikologis keduanya. Dalam konteks ini, kehilangan kehadiran pemilik sementara waktu bisa menjadi sumber kecemasan tersendiri bagi hewan.
Di sisi lain, membawa kucing mudik menghadirkan tantangan berbeda. Mengutip artikel dari flawlesscuties.com berjudul 10 Reasons Understanding the Importance of Pet Carriers for Travel: Stress-Reduction Strategies for Your Pet (2025) menyebutkan bahwa stres selama perjalanan dapat meningkatkan hormon kortisol secara signifikan dan berdampak pada kesehatan, seperti gangguan pencernaan hingga penurunan daya tahan tubuh. Bahkan, kucing yang mengalami stres tinggi saat perjalanan dilaporkan lebih rentan terhadap infeksi setelahnya.
Meski begitu, membawa kucing tetap bisa menjadi pilihan dengan persiapan yang tepat. Para ahli menyarankan pelatihan menggunakan carrier sejak dini, perjalanan singkat sebagai simulasi, serta penggunaan alat bantu seperti feromon untuk menenangkan kucing. Pendekatan ini bertujuan menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih positif sehingga stres dapat diminimalkan.
Kesimpulannya, tidak ada jawaban tunggal untuk pertanyaan apakah lebih baik menitipkan kucing di pet hotel atau membawanya mudik. Kucing yang cenderung mudah stres dan sangat teritorial umumnya lebih aman dititipkan di lingkungan yang stabil. Sebaliknya, kucing yang sudah terbiasa bepergian dan memiliki ikatan kuat dengan pemiliknya bisa lebih nyaman diajak mudik. Yang terpenting, keputusan diambil berdasarkan karakter kucing dan kesiapan pemilik, agar momen liburan tetap menyenangkan tanpa mengorbankan kesejahteraan si anabul.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....