Demam Kacer, Kicau Merdu Menjadi Sahabat Setiap Hari

  • 25 Nov 2025 08:59 WIB
  •  Surabaya

KBRN Surabaya: Di tengah rutinitas kota yang semakin padat, banyak orang mencari pelarian sederhana untuk kembali merasa dekat dengan alam. Salah satu hobi yang kembali digandrungi belakangan ini adalah memelihara burung kacer—si kecil hitam-putih yang dikenal lincah dan bersuara merdu.

Bagi sebagian pecinta burung, suara kacer bukan sekadar alunan. Ia menjadi bentuk terapi alami yang mampu menenangkan pikiran setelah seharian beraktivitas.

Rizky Prasetya, seorang pemilik kios D’Sangkar Birdshop di daerah Kandangan surabaya, mengaku menemukan ketenangan baru sejak memelihara kacer lima tahun lalu.

"Setiap pagi sebelum berangkat kerja, saya dengar dulu kacer saya berkicau. Rasanya seperti diingatkan bahwa hidup itu nggak perlu terburu-buru, ungkap Rizky .

Kepopuleran burung kacer rupanya memberi angin segar bagi para penjual burung kicau, Menurutnya, permintaan terhadap kacer meningkat pesat dalam setahun terakhir.

“Dulu penjualan kacer biasa saja, tapi sejak banyak konten di media sosial soal perawatan dan latihan mental burung, peminatnya naik,” ujar Rizky.

Kacer itu unik. Dia cepat beradaptasi, suaranya bervariasi, dan perawatannya nggak ribet. Cocok buat pemula.

Rizky menyebutkan bahwa kacer asal Jawa dan Sumatra adalah dua jenis yang paling banyak dicari. Harga pun bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah, tergantung kualitas suara dan mental burung.

Meski sekilas tampak sederhana, merawat kacer menjadi proses yang membangun kedekatan emosional antara pemilik dan burung. Pemilik harus rutin mengembunkan burung setiap pagi, memberi jangkrik atau kroto, hingga melatih mental dengan memasterkan suara burung lain.

Rizky mengaku, rasa bangga ketika burungnya mulai gacor membuatnya semakin jatuh hati pada hobi ini.

“Ada kepuasan sendiri waktu burung pertama kali ngeplong. Kayak lihat anak sendiri belajar bicara,” candanya.

Meski sudah populer, Rizky percaya bahwa dunia per-kacer-an masih terus tumbuh.

“Sekarang komunitas kacer makin banyak. Ada yang sekadar peliharaan rumah, ada juga yang serius ikut lomba. Yang penting, rawat dengan baik dan sayangi burungnya,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....