Daphnia, Kutu Air Andalan Pakan Alami Ikan Hias
- 07 Okt 2025 09:41 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Bagi para penghobi ikan hias, tak lengkap rasanya jika tidak mengenal Daphnia, atau yang lebih akrab disebut kutu air. Meski bentuknya kecil dan sederhana, hewan air mungil ini justru punya peran besar sebagai pakan alami berkualitas tinggi untuk ikan hias, terutama anakan ikan. Karena kaya akan protein dan mudah dicerna, Daphnia menjadi primadona di kalangan peternak maupun penghobi akuarium.
Kini, beternak kutu air bukan hanya kegiatan sampingan, tapi juga menjadi hobi sekaligus peluang usaha menjanjikan. Selain mudah dibudidayakan, permintaan kutu air juga terus meningkat seiring berkembangnya tren memelihara ikan hias di masyarakat.
Menurut Agus, penjual pakan alami ikan hias , di Pasar Ikan Gunungsari, Surabaya, Daphnia menjadi produk yang paling dicari setiap minggu. “Kutu air ini selalu dicari pembeli, terutama yang punya banyak burayak (anak ikan). Mereka bilang ikan tumbuh lebih cepat dan warnanya lebih cerah kalau rutin dikasih Daphnia,” ujarnya sambil memisahkan ember berisi kultur kutu air.
Agus menjelaskan, memelihara Daphnia tidaklah sulit. Media air bisa berupa air sumur atau air kolam yang sudah diendapkan. Daphnia diberi makan dari bahan sederhana seperti air rendaman sayur, ampas tahu, atau ragi roti.
“Yang penting jangan langsung kasih makanan banyak. Sedikit tapi rutin lebih bagus, biar airnya nggak cepat keruh,” katanya.
Menurutnya, suhu air juga berperan penting dalam pertumbuhan Daphnia. Suhu ideal berada di kisaran 24–28 derajat Celsius, dengan pencahayaan alami yang cukup. Jika dikelola dengan baik, dalam waktu 5–7 hari, koloni Daphnia bisa berkembang biak sangat cepat.
“Satu ember kecil bisa jadi banyak dalam seminggu. Kalau rajin panen, hasilnya lumayan. Ada yang buat sendiri buat pakan, ada juga yang jual ke sesama penghobi ikan,” ucap Agus.
Selain dijadikan pakan, beternak Daphnia juga memberikan kepuasan tersendiri bagi para penghobi. Melihat koloni kecil ini tumbuh subur dan menjadi bagian dari ekosistem akuarium memberi sensasi tersendiri.
“Banyak yang bilang ternak kutu air itu bikin rileks. Cuma lihat mereka bergerak di air aja udah menenangkan,” kata Agus .
Dengan kemudahan perawatan dan manfaat besar bagi ikan hias, tak heran jika hobi beternak kutu air kini digemari banyak kalangan—mulai dari penghobi rumahan hingga peternak ikan profesional.
Meski berukuran kecil, Daphnia punya peran besar dalam dunia akuarium. Selain bermanfaat untuk pakan alami, beternak kutu air juga menjadi hobi yang menyenangkan dan produktif. Dari tangan-tangan telaten para penghobi, si kecil ini tumbuh menjadi bagian penting yang menjaga keseimbangan dan kesehatan dunia bawah air.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....