Lari Konsisten itu Lebih Penting daripada Lari Cepat
- 25 Sep 2025 13:25 WIB
- Surabaya
KBRN, Surabaya: Memulai olahraga lari adalah hal yang sangat bagus karena selain merupakan aktivitas olahraga tingkat sedang, berlari juga dapat menyenangkan apabila mencapai target. Nah, banyak orang yang baru memulai aktivitas berlari sering bingung, lebih baik mengejar kecepatan (pace) atau menambah jarak (distance).
Kedua aspek tersebut adalah target paling umum yang bisa dicapai saat berlari. Padahal dibandingkan kedua hal tadi, ada sesuatu yang lebih penting untuk para pemula.
Dilansir dari Kementerian Kesehatan pada laman ayosehat.kemkes.go.id bahwa olahraga lari sebaiknya dilakukan secara bertahap baik dari segi kecepatan maupun jarak yang ditempuh. Pemula dianjurkan mulai dengan durasi 20–30 menit sebanyak 3–4 kali seminggu, dengan intensitas ringan hingga sedang.
Kecepatan bukanlah prioritas utama di tahap awal, karena yang lebih penting adalah membangun kebiasaan rutin dan kekuatan dasar otot serta jantung. Setelah sukses dalam membangun kebiasaan berlari, barulah tahap selanjutnya yaitu menetapkan pace ataupun distance.
Kemenkes juga menambahkan bahwa jarak lari terbaik untuk pemula sangat bervariasi tergantung pada kondisi fisik. Namun, pelari pemula biasanya menjadikan jarak 3 km sebagai target awal sebelum mulai lari lebih jauh lagi.
Kemudian untuk pace sendiri juga dapat disesuaikan dengan kondisi fisik dan tempat berlari. Pemula disarankan untuk menentukan pace yang membuat dirinya merasa nyaman saat berlari dan tidak merasakan kelelahan berlebih ketika menyelesaikan targetnya.
Misalnya berlari sejauh 3 km dalam waktu 21 menit, artinya pace yang digunakan adalah 7 menit per kilometer. Apabila seorang pemula dapat menyelesaikan lari tersebut dengan baik, artinya pace yang digunakan sudah sesuai.
Jadi, hal terpenting bagi seorang pemula adalah membangun aktivitas berlari tersebut menjadi sebuah kebiasaan. Hal ini dapat membuat tubuh beradaptasi seiring meningkatnya intensitas di kemudian hari.
Artinya, semakin sering berlari, target dari pace ataupun distance dapat dicapai dengan baik tanpa adanya cedera. Oleh karena itu, bagi pemula jangan buru-buru ingin kencang, nikmati prosesnya dulu karena lari bukan soal siapa paling cepat, tapi siapa yang paling konsisten.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....