Penyanyi Mahalini Akan Lakukan Upacara Mepamit Sebelum Nikah

  • 02 Mei 2024 16:58 WIB
  •  Surabaya

KBRN, Surabaya: Penyanyi Mahalini akan melakukan upacara mepamit pada Minggu (5/5/2024) sebelum acara puncak acara pernikahannya dengan Rizky Febian. Acara mepamit akan dilakukan di Bali dalam rangkaian pernikahan Hindu dengan tujuan berpamitan kepada leluhur.

"Kalau di Bali ini kan upacara mepamit dulu sebelum digelar upacara nikahnya," kata salah satu tetangga Mahalini, Made Kardi

Makna hingga sarana upacara mepamit ini dirangkum dari artikel jurnal 'Upacara Pawiwahan Dalam Agama Hindu' karya Luh Sukma Ningsih dan 'Bentuk, Fungsi dan Makna Tata Rias dan Prosesi Upacara Perkawinan Bali Agung di Bali' karya Ni Putu Delia Wulansari.


Makna Upacara Mepamit

Kata mepamit memiliki arti 'berpamitan' atau 'perpisahan'. Upacara mepamit biasanya dapat dilakukan untuk beberapa tujuan yang menandakan permintaan izin seseorang untuk meninggalkan tempatnya yang semula. Dalam konsep pernikahan adat Bali, upacara mepamit juga dikenal dengan upacara mejauman atau upacara metipat bantal. Upacara mepamit memiliki makna pamitnya calon pengantin wanita (pradana) kepada para leluhurnya karena sudah atau akan menikah. Sehingga menjadi tanggung jawab keluarga dan calon pengantin pria (purusha) untuk ke depannya. Namun, dalam perspektif lain serta hubungan beda agama antara calon pengantin, upacara mepamit juga dapat diartikan sebagai pamitnya seseorang yang akan meninggalkan kepercayaan yang semua dianutnya.


Prosesi Upacara Mepamit

Upacara ini dilakukan dengan kesepakatan kedua belah keluarga untuk berkumpul di rumah kediaman calon pengantin wanita pada hari yang telah ditentukan. Selanjutnya, pihak keluarga pria dan calon pengantin akan membawa beberapa banten. Sedangkan calon pengantin wanita akan melakukan persembahyangan di sanggah atau merajan milik keluarganya dengan dipimpin oleh pemangku sanggah.


Sarana Upacara Mepamit

Pada pelaksanaan upacara mepamit, pihak keluarga dan calon pengantin akan datang ke kediaman keluarga wanita dengan membawa beberapa sarana banten yang terdiri dari:

- Alem

- Ketipat bantal

- Sumping

- Cerorot

- Apem

- Kuskus

- Wajik

- Kekupa

- Bermacam-macam buah dan lauk pauk khas Bali. (Adnan Setiawan)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....